Stafsus Menkeu Tegaskan Perlunya Reformasi Struktural

Kamis, 11 November 2021 - 07:26 WIB
loading...
Stafsus Menkeu Tegaskan...
Staf Khusus Menteri Keuangan Candra Fajri Ananda
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Menteri Keuangan ( Menkeu ) Candra Fajri Ananda menegaskan bahwa saat ini Indonesia memerlukan reformasi struktural perekonomian. Hal ini disampaikan secara daring dalam Konferensi Nasional: Perkembangan dan Arah Baru Insentif Fiskal di Indonesia, Rabu (10/11/2021).

Menurut Candra, sapaan akrabnya, di tingkat internasional Indonesia sudah memiliki citra yang baik. Itu sebagaimana diungkap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam United Nations Climate Change Conference (COP26) pada 1 – 2 November 2021.

(Baca juga:Menkeu Sri Mulyani Bertemu Jeff Bezos, Bahas Apa Kira-kira?)

Namun, persis setelah konferensi tersebut terjadi banjir bandang di Batu, Jawa Timur, yang menandakan adanya ketimpangan antara citra dan realitas. Candra mengibaratkan ini sebagai adanya perbedaan antara apa yang ada di ruang tamu dan di dapur.

Indonesia memiliki ruang tamu yang baik, tetapi dapurnya masih banyak membutuhkan perbaikan. Perbaikan inilah yang Candra sebut sebagai reformasi struktural perekonomian.

“Kita perlu menata ulang atau reformasi struktural perekonomian kita, termasuk kebijakan moneter dan sistem keuangan di Indonesia,” kata Candra dalam seminar yang dipandu oleh Aulina Umaza dan Prita Laura Saba ini.

(Baca juga:Soroti Kurikulum Ekonomi Syariah, Menkeu Sri Mulyani Kasih Beberapa Catatan)

Meski demikian, Candra mengakui bahwa pemerintah sudah bekerja keras terkait lingkungan hidup. Hal itu tercermin dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang disusun Pemerintah Pusat, termasuk soal Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam seminar yang dihadiri oleh Country Representative The Asia Foundation (TAF) Sandra Hamid, Triono Hadi dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau, dan Deputy Director Environment Governance Alam Surya Putra ini, Candra juga menyampaikan perlunya reorientasi pembangunan di Indonesia.

Evaluasi pembangunan yang terjadi selama ini, ungkapnya, lebih sering terporos pada aspek material, seperti jalan raya, jembatan, dan sebagainya. Aspek yang tidak tampak seperti pemberdayaan dan pembangunan kesadaran masyarakat jarang tersentuh, padahal ini tidak kalah penting.

(Baca juga:Bamsoet Minta Menkeu Sri Mulyani Batalkan Rencana Pajak Sembako dan Pendidikan)

Untuk itu, Candra mengandaikan perlunya melakukan reorientasi pembangunan yang bisa menyasar secara seimbang baik aspek material maupun pembangunan kesadaran.

“Kita butuh reformasi pola pikir di lingkungan pemerintah daerah, bukan saja reformasi kebijakan. Ini soal keberlanjutan program kerja. Ini tentang bagaimana kepala daerah tidak hanya berpikir dalam jangka 5 tahun ketika ia menjabat saja, tapi ke depannya juga dipikirkan,” jelasnya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
Berita Pemangkasan Gaji...
Berita Pemangkasan Gaji ke-13 ASN Dipastikan Hoaks, Pencairan Tetap Juni 2026
Purbaya Lantik Pejabat...
Purbaya Lantik Pejabat Baru Ditjen Pajak, Respons Investigasi Kebocoran Restitusi
Purbaya Bakal Copot...
Purbaya Bakal Copot 2 Pejabat Kemenkeu Gara-gara Ledakan Restitusi Pajak
Purbaya Sempat Dilarikan...
Purbaya Sempat Dilarikan ke RS: Kini Kondisi Sehat dan Gula Darah Normal
Tepis Kabar Sakit Pinggang...
Tepis Kabar Sakit Pinggang Parah, Menkeu Purbaya Tiba-tiba Muncul Berenang
Hardiknas 2026, Staf...
Hardiknas 2026, Staf Khusus Menag Rayakan Bersama 38 Anak Pemulung, Komitmen Beri Beasiswa
Stafsus Wapres Bertemu...
Stafsus Wapres Bertemu dengan Jokowi di Solo, Bahas Apa?
Giliran Gus Alex Akan...
Giliran Gus Alex Akan Dipanggil KPK Pekan Depan, Akan Ditahan Juga?
Rekomendasi
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Berita Terkini
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved