Erick Thohir: Dapur Umum Terus Buka Sampai PSBB Berakhir

Minggu, 07 Juni 2020 - 09:08 WIB
loading...
Erick Thohir: Dapur...
Menteri Erick Thohir mengatakan, BUMN bersama Satgas Lawan Covid-19 DPR RI akan terus membuka dapur umum sampai masa PSBB berakhir agar dapat membantu memenuhi kebutuhan makanan masyarakat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan, pelayanan makanan yang diberikan kepada masyarakat dapat berlangsung maksimal saat pandemi Corona. Hal ini disampaikan saat bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI mengunjungi Posko Masak JS2 di Jalan Raya Cilandak KKO, Ragunan, Pasar Minggu.

Posko masak ini merupakan inisiasi DPR RI yang bersinergi dengan Kementerian BUMN. "Sampai hari ini Posko Masak telah mendistribusikan 500.000 nasi bungkus dengan kapasitas 20.000 nasi bungkus/hari,” kata Erick Thohir kemarin.

Ia juga mengatakan, makanan di dapur umumn punya citra rasa yang enak. “Kami akan terus membuka dapur umum sampai masa PSBB berakhir agar dapat membantu memenuhi kebutuhan makanan masyarakat," tegasnya.

"Makanan disiapkan dengan gizi yang seimbang sehingga kesehatan masyarakat tetap terjaga. Saya ikut makan juga tadi, masakannya enak dan porsinya pas. Semoga masyarakat terbantu dengan adanya dapur umum ini,” sambung Erick.

Sebagai informasi, pembentukan sinergi Posko Masak ini merupakan inisiasi DPR RI yang menggandeng KBUMN sebagai penanggungjawab dan penyedia kebutuhan bahan baku yang dibentuk sejak 4 Mei. Hal itu menjadi wadah penyelenggaraan pengolahan makanan bagi warga yang terdampak Covid-19 yang didirikan di lima wilayah DKI Jakarta yaitu yang masing-masing memiliki dua posko di satu wilayah dengan total ada 10 Dapur Umum.

Makanan yang telah siap dibagikan kepada masyarakat melalui ketua RT dan RW untuk menghindari pengumpulan massa. Sementara itu dapur umum ini didirikan guna membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan makanan selama PSBB.

Beberapa BUMN yang turut berpartisipasi misalnya Surveyor Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Nindya Karya (Persero), PT Bukit Asam (Persero) Tbk dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk bersinergi dengan Satgas DPR-RI.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Picu Kepanikan Petani Sawit, Harga TBS Turun Drastis
Danantara Sumberdaya...
Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN Khusus Ekspor
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Rekomendasi
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
Ronaldo Jadi Brand Ambassador...
Ronaldo Jadi Brand Ambassador Global, Dreame Indonesia Luncurkan 3 Produk Smart Home Terbaru
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
Infografis
Erick Thohir Ungkap...
Erick Thohir Ungkap 9 Jenis Pekerjaan Ini Akan Hilang di 2030
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved