BPOLBF Siap Promosikan Produk UMKM Labuan Bajo di Marketplace
Kamis, 09 Desember 2021 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, Desa Wisata Kampung Waerebo juga punya kerajinan kain tenun dengan motif khas Manggarai yang menyerupai bunga dan memiliki warna lebih cerah. "Sedangkan di sektor kuliner, ada kopi dan juga madu hutan. BPOLBF juga nantinya akan mengembangkan sektor UMKM ini lewat situs online marketplace," ungkap Shana.
Pada kesempatan tersebut, Sandiaga menitipkan etos kerja yang disebutnya sebagai 4 AS. "Yaitu kerja keras bagaimana kita menunjukkan bahwa masyarakat Kampung Waerebo ini adalah pekerja keras. Kedua, kerja cerdas, kecerdasan kita untuk mengelola kelestarian alam. Ketiga, kerja tuntas, dengan mendapatkan hasil terbaik di UNWTO. Dan terakhir, kerja ikhlas, kita berikan yang terbaik dan sisanya kita serahkan yang di atas untuk menentukan. Tapi saya yakin Waerebo akan mendapatkan hasil yang terbaik,” tutur Sandiaga.
Baca juga: Dukung Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo, Mendes PDTT Resmikan 4 Desa Wisata
Bupati Manggarai Heribertus GL Nabit menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menparekraf ke Desa Wisata Waerebo. “Terima kasih banyak sudah bersusah payah menuju ke sini dan membuang waktu di luar jangkauan untuk komunikasi. Kami menantikan pendampingan tersebut, agar cita-cita kami terwujud, kami berharap dan berdoa semua niat kita terwujud,” ucapnya.
Sebelumnya, Menparekraf juga meninjau sentra vaksinasi di Aula SMAK Ignatius Loyola, Labuan Bajo. Menurut dia, vaksinasi yang dihadirkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) tersebut merupakan salah satu upaya untuk memulihkan dan membangkitkan perekonomian NTT yang terdampak pandemi khususnya di sektor parekraf.
"Sehingga pada saatnya nanti bisa bangkit dan membuka peluang lapangan pekerjaan yang lebih lebar untuk masyarakat," kata Mas Menteri, sapaan akrab Sandiaga Uno.
Pada kesempatan tersebut, Sandiaga menitipkan etos kerja yang disebutnya sebagai 4 AS. "Yaitu kerja keras bagaimana kita menunjukkan bahwa masyarakat Kampung Waerebo ini adalah pekerja keras. Kedua, kerja cerdas, kecerdasan kita untuk mengelola kelestarian alam. Ketiga, kerja tuntas, dengan mendapatkan hasil terbaik di UNWTO. Dan terakhir, kerja ikhlas, kita berikan yang terbaik dan sisanya kita serahkan yang di atas untuk menentukan. Tapi saya yakin Waerebo akan mendapatkan hasil yang terbaik,” tutur Sandiaga.
Baca juga: Dukung Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo, Mendes PDTT Resmikan 4 Desa Wisata
Bupati Manggarai Heribertus GL Nabit menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menparekraf ke Desa Wisata Waerebo. “Terima kasih banyak sudah bersusah payah menuju ke sini dan membuang waktu di luar jangkauan untuk komunikasi. Kami menantikan pendampingan tersebut, agar cita-cita kami terwujud, kami berharap dan berdoa semua niat kita terwujud,” ucapnya.
Sebelumnya, Menparekraf juga meninjau sentra vaksinasi di Aula SMAK Ignatius Loyola, Labuan Bajo. Menurut dia, vaksinasi yang dihadirkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) tersebut merupakan salah satu upaya untuk memulihkan dan membangkitkan perekonomian NTT yang terdampak pandemi khususnya di sektor parekraf.
"Sehingga pada saatnya nanti bisa bangkit dan membuka peluang lapangan pekerjaan yang lebih lebar untuk masyarakat," kata Mas Menteri, sapaan akrab Sandiaga Uno.
Lihat Juga :