Deretan Insiden Ini Warnai Pengerjaan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Minggu, 12 Desember 2021 - 19:06 WIB
loading...
A
A
A
2. Picu banjir di jalan tol
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung juga dituding menjadi penyebab terjadinya banjir setinggi 30 cm di KM 130 di jalan tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) Agustus tahun lalu. Hal ini dikonfirmasi oleh Corporate Communications and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru.
"Jasa Marga menyampaikan kejadian ini tidak diakibatkan tidak berfungsinya sistem drainase jalan tol, melainkan karena proyek pembangunan kereta cepat di sisi jalan tol di sekitar Jalan Tol Padaleunyi Km 130, yang sedang melaksanakan pekerjaan boredpile dan pilecap," kata Heru waktu itu.
Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Mirza Soraya menjelaskan, banjir tersebut terjadi akibat curah hujan yang cukup deras. Hal ini membuat volume air meningkat karena bertepatan dengan proses pengerjaan relokasi tanggul penahan air di kawasan tersebut.
3. Ratusan ton besi proyek dicuri
Setelah insiden pipa minyak dan banjir, proyek ini kembali jadi perhatian publik karena adanya kasus pencurian 118 ton besi proyek oleh 9 pelaku di Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Insiden ini mengherankan karena jumlah besi yang dicuri sangat besar, namun gerak-gerik pelaku seolah tidak diketahui.
Terkait insiden tersebut, Corporate Secretary KCIC Mirza Soraya memastikan proses konstruksi utama proyek tidak terganggu. Polisi juga masih mengejar 3 dari 9 pelaku pencurian tersebut, sementara 6 orang lainnya sudah diamankan.
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung juga dituding menjadi penyebab terjadinya banjir setinggi 30 cm di KM 130 di jalan tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) Agustus tahun lalu. Hal ini dikonfirmasi oleh Corporate Communications and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru.
"Jasa Marga menyampaikan kejadian ini tidak diakibatkan tidak berfungsinya sistem drainase jalan tol, melainkan karena proyek pembangunan kereta cepat di sisi jalan tol di sekitar Jalan Tol Padaleunyi Km 130, yang sedang melaksanakan pekerjaan boredpile dan pilecap," kata Heru waktu itu.
Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Mirza Soraya menjelaskan, banjir tersebut terjadi akibat curah hujan yang cukup deras. Hal ini membuat volume air meningkat karena bertepatan dengan proses pengerjaan relokasi tanggul penahan air di kawasan tersebut.
3. Ratusan ton besi proyek dicuri
Setelah insiden pipa minyak dan banjir, proyek ini kembali jadi perhatian publik karena adanya kasus pencurian 118 ton besi proyek oleh 9 pelaku di Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Insiden ini mengherankan karena jumlah besi yang dicuri sangat besar, namun gerak-gerik pelaku seolah tidak diketahui.
Terkait insiden tersebut, Corporate Secretary KCIC Mirza Soraya memastikan proses konstruksi utama proyek tidak terganggu. Polisi juga masih mengejar 3 dari 9 pelaku pencurian tersebut, sementara 6 orang lainnya sudah diamankan.
Lihat Juga :