IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah, Pilih Saham Potensi Cuan
Jum'at, 17 Desember 2021 - 07:13 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat 17 Desember 2021 masih berpotensi bergerak melemah pada sepanjang perdagangan. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih berpotensi bergerak melemah pada sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.582 - 6.676.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, IHSG hingga saat ini masih terlihat belum beranjak dari rentang konsolidasi wajar, capital inflow belum juga terlihat deras masuk ke dalam pasar modal, serta masih melambatnya perputaran roda perekonomian hingga saat ini menjadi salah satu tantangan bagi kinerja emiten.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Berakhir Terkoreksi ke Level 6.594, Intip Deretan Saham Top Gainers
"Hal ini tentunya menjadi salah satu faktor yang memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang," kata William dalam risetnya, Jumat (17/12/2021).
Sedangkan jika sepintas melihat rilis data perekonomian perihal ritel Amerika Serikat yang mengalami peningkatan terutama pada kebutuhan kendaraan roda empat dan belanja online pada November, memperlihatkan kondisi perekonomian global yang mulai terdapat peningkatan. Hal tersebut dapat menjadi salah satu sentimen positif terhadap pergerakan pasar global yang tentunya juga sedikit banyak memberikan sentimen positif terhadap pasar modal Indonesia.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, IHSG hingga saat ini masih terlihat belum beranjak dari rentang konsolidasi wajar, capital inflow belum juga terlihat deras masuk ke dalam pasar modal, serta masih melambatnya perputaran roda perekonomian hingga saat ini menjadi salah satu tantangan bagi kinerja emiten.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Berakhir Terkoreksi ke Level 6.594, Intip Deretan Saham Top Gainers
"Hal ini tentunya menjadi salah satu faktor yang memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang," kata William dalam risetnya, Jumat (17/12/2021).
Sedangkan jika sepintas melihat rilis data perekonomian perihal ritel Amerika Serikat yang mengalami peningkatan terutama pada kebutuhan kendaraan roda empat dan belanja online pada November, memperlihatkan kondisi perekonomian global yang mulai terdapat peningkatan. Hal tersebut dapat menjadi salah satu sentimen positif terhadap pergerakan pasar global yang tentunya juga sedikit banyak memberikan sentimen positif terhadap pasar modal Indonesia.
Lihat Juga :