Pendapatan Emiten TOWR 2021 Meninggi, Bisa Capai Rp8 Triliun
Kamis, 23 Desember 2021 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
“Setelah SUPR dikonsolidasikan ke Protelindo, maka akan ada tambahan revenue sekitar Rp2,2 triliun, peningkatan kontrak jangka panjang sebesar Rp10,1 triliun, kenaikan EBITDA hampir Rp1,9 triliun sekaligus penambahan utang seitar Rp24 triliun,” ujarnya.
Kontribusi SUPR secara penuh baru akan dicatatkan pada tahun 2022 sementara di tahun 2021 ini hanya masuk di kuartal IV. Sementara dari sisi operasional, TOWR baru akan melakukan integrasi menyinergikan SUPR dengan standar operasi Protelindo setelah merampungkan proses refinancing utang SUPR.
“Kami juga akan melakukan pemantauan atas kebijakan dan staregi keuangan termasuk profil jatuh tempo dan porsi pinjaman kami dengan suku bunga tetap dan suku bunga mengambang. Jadi semuanya akan kami lakukan review secara komprehensif,” paparnya.
Saat ini Protelindo sebagai anak usaha TOWR tengah melakukan proses tender offer saham publik atas akuisisi SUPR. “Tender offer sebagai pengendali baru SUPR sudah berjalan selama 19 hari dan akan berakhir di akhir Desember 2021,” imbuhnya.
Terkait belanja modal, Adam belum menyampaikan angka pasti sebab menurutnya belanja modal biasanya disesuaikan dengan permintaan operator terhadap kebutuhan infrastruktur baik menara maupun kolokasi. “Tetapi biasanya setiap tahun kami membangun sebanyak 500 -800 tower baru, kalau ditambah kolokasi menjadi sebanyak 2.000 atau lebih,” paparnya.
Kontribusi SUPR secara penuh baru akan dicatatkan pada tahun 2022 sementara di tahun 2021 ini hanya masuk di kuartal IV. Sementara dari sisi operasional, TOWR baru akan melakukan integrasi menyinergikan SUPR dengan standar operasi Protelindo setelah merampungkan proses refinancing utang SUPR.
“Kami juga akan melakukan pemantauan atas kebijakan dan staregi keuangan termasuk profil jatuh tempo dan porsi pinjaman kami dengan suku bunga tetap dan suku bunga mengambang. Jadi semuanya akan kami lakukan review secara komprehensif,” paparnya.
Saat ini Protelindo sebagai anak usaha TOWR tengah melakukan proses tender offer saham publik atas akuisisi SUPR. “Tender offer sebagai pengendali baru SUPR sudah berjalan selama 19 hari dan akan berakhir di akhir Desember 2021,” imbuhnya.
Terkait belanja modal, Adam belum menyampaikan angka pasti sebab menurutnya belanja modal biasanya disesuaikan dengan permintaan operator terhadap kebutuhan infrastruktur baik menara maupun kolokasi. “Tetapi biasanya setiap tahun kami membangun sebanyak 500 -800 tower baru, kalau ditambah kolokasi menjadi sebanyak 2.000 atau lebih,” paparnya.
Lihat Juga :