Pendapatan Emiten TOWR 2021 Meninggi, Bisa Capai Rp8 Triliun

Kamis, 23 Desember 2021 - 19:25 WIB
loading...
Pendapatan Emiten TOWR...
Direksi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) saat paparan publik. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) optismistis dapat meriah pertumbuhan pendapatan dan EBITDA lebih dari 8% year on year di tahun 2021. Pertumbuhan tersebut seluruhnya bersumber dari kinerja organik, yaitu penambahan tower baru, kolokasi dan fiber optik.

Wakil Direktur Utama PT Sarana Menara Nusantara Tbk Adam Gifari memperkirakan, hingga akhir tahun 2021 perseroan dapat membukukan pendapatan Rp8 triliun dari kinerja organik. Jumlah itu mencerminkan pertumbuhan sebesar 8% dibanding tahun 2020.

Baca juga: Proyeksi Analis, Kinerja Mitratel Makin Positif Tahun Depan

“Hingga September 2021, kami sudah memperoleh pendapatan Rp6 triliun, dan akan bertambah sebesar Rp2 triliun di kuartal IV-2021. Jadi so far pendapatan kami on track sesuai budget yang ditetapkan di tahun ini,” urai Adam Gifari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/12/2021).

Lebih lanjut dikatakan Adam, bila memperhitungkan kontribusi dari SUPR yang baru akan dikonsolidasikan per kuartal IV-2021, maka jumlah revenue dan EBITDA perseroan akan tercatat tumbuh lebih tinggi.

“Setelah SUPR dikonsolidasikan ke Protelindo, maka akan ada tambahan revenue sekitar Rp2,2 triliun, peningkatan kontrak jangka panjang sebesar Rp10,1 triliun, kenaikan EBITDA hampir Rp1,9 triliun sekaligus penambahan utang seitar Rp24 triliun,” ujarnya.

Kontribusi SUPR secara penuh baru akan dicatatkan pada tahun 2022 sementara di tahun 2021 ini hanya masuk di kuartal IV. Sementara dari sisi operasional, TOWR baru akan melakukan integrasi menyinergikan SUPR dengan standar operasi Protelindo setelah merampungkan proses refinancing utang SUPR.

“Kami juga akan melakukan pemantauan atas kebijakan dan staregi keuangan termasuk profil jatuh tempo dan porsi pinjaman kami dengan suku bunga tetap dan suku bunga mengambang. Jadi semuanya akan kami lakukan review secara komprehensif,” paparnya.

Saat ini Protelindo sebagai anak usaha TOWR tengah melakukan proses tender offer saham publik atas akuisisi SUPR. “Tender offer sebagai pengendali baru SUPR sudah berjalan selama 19 hari dan akan berakhir di akhir Desember 2021,” imbuhnya.

Terkait belanja modal, Adam belum menyampaikan angka pasti sebab menurutnya belanja modal biasanya disesuaikan dengan permintaan operator terhadap kebutuhan infrastruktur baik menara maupun kolokasi. “Tetapi biasanya setiap tahun kami membangun sebanyak 500 -800 tower baru, kalau ditambah kolokasi menjadi sebanyak 2.000 atau lebih,” paparnya.

Baca juga: Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Batak: No 1 Telat Direkrut Timnas Indonesia

Dalam kesempatan itu, Manajemen TOWR menyampaikan telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPS untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) saham TOWR untuk jangka waktu 18 bulan ke depan.

Adapun jumlah saham yang akan dibeli sebanyak-banyaknya 2,55 miliar lembar saham. “Ini merupakan tambahan dari jumlah saham TOWR dalam treasury yaitu sebanyak 2,38% lembar saham,” paparnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja Keuangan BRI...
Kinerja Keuangan BRI Kokoh hingga Triwulan I 2026, Likuiditas dan Permodalan Terjaga
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
SIG Bagikan Seluruh...
SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Rupiah dalam Pusaran...
Rupiah dalam Pusaran Greenback
Kinerja Positif, Bea...
Kinerja Positif, Bea Cukai Sumbagbar Tingkatkan Penerimaan dan Pengawasan
Rekomendasi
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved