Transisi Energi, Subholding Gas Pertamina Optimalkan Pemanfaatan Gas Bumi

Sabtu, 25 Desember 2021 - 21:00 WIB
loading...
Transisi Energi, Subholding...
Subholding Gas Pertamina, PGN terus mendorong seluruh lini bisnis untuk memaksimalkan peran di masa transisi energi. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Subholding Gas Pertamina , PGN terus mendorong seluruh lini bisnis untuk memaksimalkan peran di masa transisi energi menuju energi terbarukan di Indonesia. Di masa tersebut, terdapat beberapa potensi sinergi atau kerjasama untuk optimalisasi , di antaranya di sektor industri, PGN menyiapkan dukungan pada kawasan industri untuk Eco Industrial Park/Estate dengan aspek lingkungan (environment), sosial (social), dan tata kelola perusahaan (governance) yang dengan kondisi gas bumi lebih rendah emisi dan mempunyai nilai kalor gas sebesar 12.500 kcal/ kg, maka diharapkan dapat meningkatkan daya saing kawasan.

"Konsep Eco Industrial tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memperhatikan kebermanfaatan usaha bagi lingkungan, masyarakat, dan pemerintah. Ini dapat menambah nilai perusahaan dalam jangka panjang," kata Direktur Sales dan Operasi PGN, Faris Aziz dikutip melalui pernyataan resmi, Sabtu (25/12/2021).

Baca Juga: Bangun Ekosistem Transisi Energi, Kadin: Teknologi Harus Didukung Regulasi

Faris menjelaskan bahwa skala dan kapasitas yang lebih besar, Subholding Gas berkomitmen untuk menyelesaikan program gasifikasi kilang agar dapat meningkatkan pemanfaatan gas bumi di sektor Kilang, dengan total potensi gas bumi yang akan terutilisasi sekitar 351 BBTUD.

"Di tahun 2022 PGN melanjutkan proyek gasifikasi sebanyak 52 pembangkit berbahan bakar minyak di wilayah Indonesia tengah dan timur dengan gas alam cair (LNG). Untuk saat ini, program Quick Win tengah berjalan di PLTMG Nias dengan potensi pemanfaatan gas kurang lebih 4,4 BBTUD," ujar Faris.

Faris melanjutkan, salah satu strategi percepatan program gasifikasi juga dapat menggandeng pemerintah daerah. Untuk itu, PGN siap untuk berpartisipasi dalam Program Pengembangan dengan menyasar prospek kawasan industri, komersial, dan komersial, yang akan didistribusikan dengan menggunakan CNG Trucking, LNG Trucking, maupun kereta api.

Potensi kerjasama lainnya yaitu pembangunan utilitas bersama, seperti yang sedang dikembangkan PGN bersama Jakpro. PGN dan Jakpro akan membangun utilitas kontruksi pipa PGN bersamaan dengan proyek revitalisasi trotoar dan proyek SJUT di wilayah DKI Jakarta. Kerjasama pembangunan utilitas bersama akan dapat menciptakan efisiensi biaya kontruksi.

"Selanjutnya kerjasama untuk pengembangan dan penyediaan gas bumi di kawasan hunian dan komersial di masyarakat, karena manfaatnya bisa dirasakan langsung. Selain itu, juga untuk kawasan industri yang demand-nya cukup tinggi. Gas bumi bisa dikembangkan untuk penyediaan energi lainnya bersama BUMD sebagai added value, seperti chiller, cold storage, dan truk sampah berbasis CNG," jelas Faris.

Untuk program jaringan pipa gas rumah tangga (Jargas) 4 juta sambungan rumah (SR), Roadmap Subholding Gas dilakukan dengan sejumlah penetrasi, yang salah satunya adalah kerjasama dengan PT KAI. Kerjasama ini menggunakan kereta api logistik untuk mengangkut LNG dari sumber-sumber untuk dapat salurkan ke berbagai titik wilayah, kemudian diregasifikasi untuk melayani rumah tangga dan pelanggan kecil/ UMKM.

"Di sisi lain tetap mengembangkan CNG untuk rumah tangga maupun UMKM. CNG pun berpotensi untuk kerjasama pengembangan mother station atau SPBG Bersama untuk utilisasi stranded gas dan pemenuhan BBG untuk transportasi darat,” jelas Faris.

Baca Juga: Transisi Energi Sektor Kelistrikan Butuh Investasi Rp14.200 Triliun

Di hulu masih terdapat stranded gas yang belum terutilisasi, sedangkan di hilir juga masih banyak rumah tangga hingga kawasan industri yang belum tersedia infrastruktur gas bumi. Keadaan tersebut menjadi potensi investasi bersama dan value creation dalam rangka menstimulus pertumbuhan wilayah, bahkan menciptakan gaya hidup yang lebih modern. "Untuk menyukseskan industri 4.0 dan digitalisasi, PGN juga terbuka untuk kerjasama jaringan telekomunikasi dan layanan ICT," imbuh Faris.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Cuan Maksimal! PGN Pertahankan...
Cuan Maksimal! PGN Pertahankan Rasio Dividen 80% Senilai US$ 172,29 Juta
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Menuju Industri Hijau:...
Menuju Industri Hijau: PGN Rintis Ekosistem CCS demi Amonia Rendah Karbon
Dukung Keberlanjutan...
Dukung Keberlanjutan Pasokan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi LNG Blok Masela
Belasan UMKM di Tangerang...
Belasan UMKM di Tangerang Dapat Bantuan Modal Usaha
Batik Fair di Surabaya,...
Batik Fair di Surabaya, PGN Dorong Pemberdayaan UMKM dan Anak Disabilitas
PGN Gelar Program Tukar...
PGN Gelar Program Tukar Sampah Plastik untuk BBG
Rekomendasi
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved