Tiga Tahun Berlalu, 3.000 Lebih Korban Gempa Palu Masih Tinggal di Hunian Sementara

Sabtu, 08 Januari 2022 - 22:00 WIB
loading...
Tiga Tahun Berlalu,...
Abdullah (64), salah satu korban selamat dari bencana alam gempa dan likuifaksi duduk disekitar puing rumahnya yang hancur dan tertimbun lumpur di Petobo, Palu, Kamis (11/10/2018). ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta pembangunan hunian tetap korban bencana gempa , tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah bisa segera selesai. Sudah tiga tahun sejak terjadi 2018 lalu, lebih dari 3.000 orang yang tinggal di hunian sementara.

"Karena ini sudah lama, kami minta untuk segera diselesaikan dan hilangkan berbagai hambatan yang terjadi, khususnya soal ketersediaan lahan," ujar Wapres dikutip melalui keterangan tertulis, Sabtu (8/1/2022).



Berdasarkan Keputusan Gubernur Sulteng tanggal 28 Desember 2018, ditetapkan lokasi Hunian Tetap berada di Kota Palu seluas 560,93 ha dan di Kabupaten Sigi seluas 362 ha, dengan total seluas 922,93 ha.

Dari luasan penetapan lokasi di atas, yang baru diserahkan ke Pemerintah Daerah tersebar di 5 lokasi/kawasan relokasi pemulihan bencana dengan total seluas 297,4 ha, yaitu Tondo 1 (45 ha) dan Tondo 2 (65,3 ha), Duyu (36,3 ha), Pombewe (104 ha) dan Talise (46,8 ha). Selain huntap relokasi, kawasan tersebut dilengkapi dengan infrastruktur permukiman dan pendukung lainnya.

Wamen PUPR John Wempi mengatakan, pembangunan huntap di Tondo 2 yang sedianya dilaksanakan pada tahun 2021, saat ini masih dalam proses penyediaan lahan.

"Kami mohon pada pemerintah daerah untuk memediasi warga terkait clearing lahan di Tondo 2. Tadi Wapres menyatakan kalau tidak clear sampai akhir Februari 2022, maka pembangunannya akan dialihkan di Pombewe," tandas dia.

Baca Juga: Gempa M 5,1 Berpusat di Daratan Guncang Maluku Utara, Getarannya Sempat Bikin Panik

Di Kawasan Pombewe, saat ini tengah dilakukan penyelesaian pembangunan 1.177 huntap dan infrastuktur permukimannya. Sebanyak 605 unit huntap dibangun oleh Kementerian PUPR, 500 unit oleh Yayasan Budha Tzu Chi (YBTC) dan 72 unit oleh Pemprov Sulteng. Ditargetkan pembangunan selesai pada Maret 2022.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Pacitan Guncang...
Gempa Pacitan Guncang Yogyakarta, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
Purbaya Ungkap Isi Pertemuan...
Purbaya Ungkap Isi Pertemuan dengan Wapres: Menyuarakan Keresahan Pemimpin Daerah Soal TKD
Wapres Gibran Tinjau...
Wapres Gibran Tinjau Penyaluran BSU di Kantorpos Padang, Realisasi Capai 94%
Pascagempa, Pertamina...
Pascagempa, Pertamina Pastikan Ketersediaan BBM di Bengkulu
Dampingi Wapres Gibran,...
Dampingi Wapres Gibran, Waketum Kadin Clarissa Tanoesoedibjo Dukung Pengembangan AI
Kereta Cepat Whoosh...
Kereta Cepat Whoosh Kembali Beroperasi Normal usai Gempa Bandung
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Rekomendasi
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Berita Terkini
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Nasib Apes Uni Eropa,...
Nasib Apes Uni Eropa, Terancam Kehilangan Pasokan AS usai Tinggalkan Gas Rusia
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved