Erick Thohir Indikasikan Titik Cerah dalam Penanganan Garuda

Rabu, 12 Januari 2022 - 14:51 WIB
loading...
Erick Thohir Indikasikan...
Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan ada titik cerah dari proses PKPU serta renegosiasi dengan lessor yang terus dilakukan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan ada titik cerah dalam masalah utang yang melilit PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Di bawah komando Erick, Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dan renegosiasi dengan para lessor disebut terus berjalan ke arah positif.

"Proses PKPU sedang berjalan, dimana informasi terbaru mengarah pada angka 51% menyetujui. Satu sampai dua bulan lagi hasilnya akan keluar dan akan menjadi titik cerah bagi Garuda. Juga negosiasi dengan para lessor yang mayoritas sudah positif, tapi belum ada bukti secara tertulis," ungkap Erick dalam acara Dialog Eksklusif Sapa Indonesia Malam, Selasa (11/1/2022).

Baca Juga: Lapor ke Kejagung, Ini Indikasi Korupsi Garuda yang Diungkap Erick Thohir

Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu mengungkapkan, permasalahan yang melilit Garuda cukup beragam. Di antaranya adalah banyaknya jumlah lessor yang bekerja sama dengan maskapai pelat merah tersebut, yang mencapai 32 lessor, jauh lebih banyak dari maskapai lain yang hanya butuh 4-5 lessor.

Mengatasi masalah ini, Erick berupaya merampingkan jumlah lessor untuk diajak bekerja sama di masa mendatang. "Jumlah lessor yang dimiliki Garuda memang terlalu banyak. Sedangkan hari ini ada 7 perusahaan lessor besar yang akan kita fokuskan, meskipun belum ada kesepakatan hitam di atas putih. Namun kita berharap mudah-mudahan mereka menyepakati proposal solusi untuk Garuda," tuturnya.

Di samping itu, kata dia, kepemilikan jenis pesawat Garuda juga terlalu banyak, yakni 13 jenis pesawat. Sementara, maskapai lain hanya mengoperasikan 3-4 jenis pesawat saja. Selanjutnya, Garuda sebelumnya memiliki 437 rute penerbangan yang saat ini telah dikurangi menjadi 140 rute karena tidak menguntungkan, terutama rute internasional.



Erick menegaskan, pemerintah akan terus mengawal permasalahan Garuda hingga selesai. Sebagai langkah untuk menjaga ekosistem industri penerbangan nasional dan memberikan pelayanan penerbangan yang memuaskan kepada masyarakat.

"Jika PKPU ini telah menjadi putusan, maka optimisme Garuda bisa beroperasi lebih baik lagi akan menjadi kenyataan. Karena kalau ini tidak kita selesaikan maka ekosistem dari pada penerbangan nasional akan bahaya, dan akhirnya akan membebani konsumen," tegasnya.

Baca Juga: Epidemiolog: Omicron Melonjak, Gelombang Ketiga Sulit Dicegah

Terakhir, Erick mengatakan sejak awal mengemban amanah di Kementerian BUMN dari Presiden Jokowi, ia langsung memanggil direksi Garuda untuk memetakan permasalahan dan pencarian solusi. Dengan begitu, polemik-polemik yang telah terjadi di tubuh Garuda sejak lama bisa diselesaikan dan tak terulang di masa mendatang.

"Kita Kementerian BUMN sejak awal melihat Garuda ini sebagai sebuah program yang harus benar-benar diselesaikan karena impact-nya itu luas untuk kita sebagai negara kepulauan," tuturnya.

Erick juga telah menggandeng KPK, Kejaksaan Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus dugaan suap, korupsi, kejanggalan lainnya di tubuh Garuda.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Halalbihalal, IKAPI...
Halalbihalal, IKAPI Komitmen Hadir sebagai Solusi Persoalan PKPU dan Kepailitan
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Menjaga Maskapai Garuda...
Menjaga Maskapai Garuda Tetap Mengangkasa lewat Suntikan Modal Danantara
Operasional Membaik,...
Operasional Membaik, Garuda Indonesia Optimistis Raup Untung di 2026
Bukti Penyehatan Maskapai...
Bukti Penyehatan Maskapai Garuda Indonesia usai Badai Finansial
Garuda Indonesia Gabung...
Garuda Indonesia Gabung Asosiasi Kargo Internasional TIACA, Akses Pasar Makin Luas
Pendidikan Tsamara Amany,...
Pendidikan Tsamara Amany, Stafsus Erick Thohir yang Juga Menjabat Komisaris BUMN
Riwayat Pendidikan Erick...
Riwayat Pendidikan Erick Thohir, Ketum PSSI dan Menteri BUMN, Alumni Kampus Mana?
Garuda Indonesia Buka...
Garuda Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Semua Jurusan, Cek Infonya di Sini
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved