alexametrics

Diskon sudah tak menarik lagi? ini solusinya

loading...
Diskon sudah tak menarik lagi? ini solusinya
Ilustrasi diskon, foto dok Corbis
A+ A-
SAAT menjelang liburan panjang, biasanya banyak toko atau pusat perbelanjaan yang berlomba–lomba memberikan diskon. Ada yang 10 persen, 30 persen, 70 persen bahkan lebih besar lagi. Semua itu dilakukan untuk menarik konsumen dan calon konsumen yang lebih banyak.

Namun, apakah program tersebut masih efektif? Tidak semua program diskon efektif adanya. Memang, pemberian diskon dulu bisa jadi merupakan salah satu bentuk nilai tambah. Tetapi jika sudah banyak tempat atau toko yang memberikan diskon, hal itu bukan lagi sebagai nilai tambah, namun menjadi biasa (sudah umum). Karena setiap waktu sudah banyak tawaran diskon yang diberikan kepada konsumen atau calon konsumen, maka mereka akan merasa ”biasa” jika menerima informasi atau penawaran suatu produk/ jasa yang memberikan potongan harga.

Mungkin tidak sedikit yang berpikir "Paling-paling lain waktu juga ada diskon lagi, dan mungkin malah akan lebih besar diskonnya”. Atau ada yang berpikir, "Kalau barangnya didiskon terlalu besar, saya jadi kurang percaya, jangan-jangan barang tersebut sudah rusak atau produk cacat".



Pemberian diskon sebenarnya memang bisa menarik calon konsumen/ konsumen untuk membeli sebuah produk/ jasa yang ditawarkan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar program diskon itu efektif dan bisa membantu peningkatan penjualan Anda. Di antaranya:

1. Jika memberikan diskon pastikan informasinya sampai kepada target market Anda.
Contohnya, jika sebuah toko yang menjual produk-produk premium/ berkelas tinggi ingin memberikan diskon dan ternyata informasinya (brosur, katalog, dsb) sampai ke target market yang tidak tepat, penawaran diskon tersebut tidak akan memberikan efek yang optimal.

Misalnya harga satu tas kulit Rp100 juta, diskon 30 persen, namun jika target marketnya tidak tepat, maka mereka hanya akan mengatakan, "Meskipun diskonnya 30 persen, tetap saja mahal!” Maka pastikan program diskon yang anda lakukan juga didukung oleh strategi marketing yang tepat, termasuk penyebaran informasinya, ataupun media yang digunakan untuk penyampaiannya.

2. Program diskon harus selalu dilakukan monitoring, test & ukur.
Karena jika program diskon tidak dilakukan monitoring, test & ukur, Anda tidak akan pernah tahu ukuran kesuksesan dari program diskon Anda. Itu penting dilakukan, agar jika nantinya program diskon bisa berlangsung dengan sukses dan menghasilkan peningkatan penjualan serta peningkatan jumlah konsumen yang signifikan, nantinya Anda bisa mengulanginya kembali.

Banyak kita temukan suatu bisnis yang memberikan diskon dengan strategi yang asal-asalan, dan akhirnya justru menjadi bumerang. "Diskon kok setiap waktu, atau memang sebenarnya harganya memang murah? Atau produknya memang murahan?" Mungkin itu kalimat-kalimat yang akan muncul jika kita memberikan diskon tanpa adanya suatu perencanaan atau strategi yang tepat.

3. Pemberian diskon harus ada ukurannya ataupun batas waktunya.
Karena jika tidak demikian, maka konsumen akan merasa ”kebal” dengan diskon. "Ah, paling nanti masih ada diskon lagi”. Jika konsumen sudah bisa berpikir seperti itu, dan tidak segera melakukan aksi pembelian, maka hal itu juga akan merugikan Anda. Pastikan program diskon Anda mempunyai batas waktu yang jelas, sehingga membuat seseorang mau segera untuk melakukan pembelian dan tidak menunda-nunda lagi.

4. Lakukan survei dengan lebih mendalam akan berbagai program diskon atau penawaran yang menarik dari para kompetitor Anda.
Dengan belajar dari para kompetitor, sebenarnya bisa memberikan ide-ide bagi Anda untuk bisa bersaing secara lebih positif dan efektif. Ini sangat penting dilakukan; dan jika Anda tidak melakukannya, bisa terjadi kompetitor Anda sudah bisa memberikan diskon yang lebih besar dan berbagai penawaran yang lebih menarik daripada Anda. Ditambah lagi dengan penyampaian informasi yang masif dan tepat sasaran. Dengan belajar dari kompetitor, sebenarnya bisa membuat Anda lebih tajam & efektif

TUNG DESEM WARINGIN
Pelatih dalam memberikan suatu program diskon Anda. Sukses No. 1 Indonesia follow Twitter : twitter.com/tungdw
&
STEPHANUS P HARDJANTO
(TDW Senior Coach Partner) follow Facebook: www.facebook.com/stephanus.ph
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak