Rupiah Balik Berotot Merespons Keputusan The Fed

Kamis, 11 Juni 2020 - 10:15 WIB
loading...
Rupiah Balik Berotot...
Rupiah berbalik menguat pada Kamis ini, merespons keputusan The Fed. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Kamis (11/6/2020), merespons dari keputusan bank sentral AS. The Fed menyatakan tidak akan menaikkan suku bunga dan tetap mendukung pembelian obligasi hingga tahun 2022.

Keputusan Ketua The Fed Jerome Powell tersebut memberikan sinyal bahwa ekonomi AS masih melemah akibat pandemi Covid-19 asal China. Hal ini menekan dolar AS terhadap mata uang berisiko.

Rupiah pun terpantau menguat di pasar spot pada Kamis ini. Data Bloomberg mencatat mata uang kecintaan kita ini berotot 57 poin atau 0,41% ke level Rp13.922 per USD, setelah sebelumnya dibuka perkasa di Rp13.925 per USD. Sesi Rabu kemarin, rupiah ditutup melemah di Rp13.980 per USD.

Baca: Dapat Angin dari Pernyataan The Fed, Rupiah Diprediksi Menguat

Rupiah bersama mata uang Asia lainnya pun menguat terhadap dolar AS. Baht Thailand memimpin penguatan +0,81%, rupiah +0,41%, dolar Taiwan +0,31%, ringgit Malaysia +0,23%, yen Jepang +0,17%, won Korea Selatan +0,15%, rupee India +0,03% dan yuan China +0,02%.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mematok kurs tengah rupiah di Rp14.083 per USD, melemah 110 poin dibandingkan Rabu kemarin di Rp13.973 per USD.

Melansir dari Reuters, Kamis (11/6/2020), hasil keputusan The Fed, membuat indeks dolar Amerika yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama berada di 96,050, berada di level terendah tiga bulan.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Rekomendasi
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved