alexametrics

Realisasi subsidi listrik Rp100 T

loading...
Realisasi subsidi listrik Rp100 T
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - Pemerintah memprediksi realisasi subsidi listrik sampai dengan akhir tahun 2012 mencapai Rp100 trilun. Padahal diketahui, alokasi dalam APBN Perubahan yang diputuskan Maret lalu, hanya sebesar Rp65 triliun.

"Realisasi subsidi listrik diperkirakan akan lebih besar, dan mungkin mencapai angka Rp100 triliun," ujar Wakil Menteri Keuangan, Mahendra Siregar di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (18/7/2012).

Berkaca pada tahun sebelumnya, Mahendra mengatakan anggaran subsidi listrik adalah sebesar Rp45 triliun. Namun, realisasinya hingga akhir tahun 2011 menembus angka Rp93 triliun. Penyebab utamanya adalah sebagai akibat dari perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ternilai fluktuatif.



Kondisi kelistrikan tersebut, menurutnya semakin diperparah oleh terbatasnya pasokan batubara dan gas, dimana harusnya dapat menggantikan BBM sebagai bahan bakar. "Untuk masalah ini dapat dikatakan sebagian besar disebabkan oleh masalah infrastruktur," jelasnya.

Terkait infrastruktur, Mahendra menyatakan kondisi infrastruktur kelistrikan masih belum memadai. Pada catatannya, rasio elektrifikasi baru mencapai 73 persen yang berarti 27 persen penduduk Indonesia belum teraliri listrik.

Padahal, pencapaian target rasio alektrifikasi merupakan hal yang signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. "Setiap 1 persen pertumbuhan ekonomi membutuhkan 1,5 persen pertumbuhan supply listrik," pungkasnya.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak