Berawal dari Lelucon, Uang Kripto Dogecoin Kini Diakui Tesla Jadi Alat Pembayaran

Selasa, 18 Januari 2022 - 02:15 WIB
loading...
A A A
Tetapi perusahaan kemudian membatalkan gagasan itu. Musk, yang juga mengoleksi Bitcoin di antara investasi crypto-nya, mengutip kekhawatiran tentang berapa banyak energi yang dibutuhkan untuk menghasilkan mata uang kripto.

Dogecoin saat ini menjadi satu-satunya mata uang kripto yang diterima Tesla sebagai alat pembayaran. Produk-produk yang dalam dibeli dengan Dogecoin termasuk gesper sabuk bermerek Tesla (Dihargai 835 Doge atau sekitar USD162).

Lalu kendaraan segala medan atau yang dikenal ATV yang peruntukan buah anak-anak juga dapat dibeli dengan Dogecoin. ATV itu dihargai Doge 12.020 atau sekitar USD2.280 yang saat ini terjual habis. Pembelian tidak dapat dikembalikan, menurut situs web perusahaan.

Sebagai informasi, Dogecoin sebenarnya diawali dari hanya sebatas lelucon. Bahkan Logo cryptocurrency ini, misalnya, terinspirasi dari meme dan memakai meme anjing Shiba Inu sebagai maskotnya.

Tulisan di sekeliling logo Dogecoin juga memakai font Comic Sans -yang sering dianggap menunjukkan ketidakseriusan dalam urusan desain. Semua itu tidak lepas dari awal kelahirannya dimana Dogecoin lahir pada 2013 lalu. Ia dibuat oleh Jackson Palmer, seorang marketing di Adobe, dan Billy Markus, yang bekerja sebagai software developer di IBM.

Menurut laporan The New York Times dan Motherboard, Dogecoin bermula ketika Palmer ingin menyindir para penggemarcryptocurrency khususnya tentang Bitcoin, mata uang kripto tertua dan paling bernilai.

Pada 2013, dia mulai ngetweet lelucon soal perpaduan Bitcoin dan meme Doge Shiba Inu: Dogecoin. "Berinvestasi di Dogecoin," kicau Palmer di akun Twitter-nya kala itu, "cukup yakin ini adalah hal besar berikutnya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Perluas Akses Investasi...
Perluas Akses Investasi Crypto di Indonesia, TRIV Group Gandeng Indomaret
Perketat Manajemen Risiko...
Perketat Manajemen Risiko Trading Derivatif Crypto lewat Lima Fitur Unggulan
Musk Menjadi Orang Pertama...
Musk Menjadi Orang Pertama Sejagat dengan Harta Kekayaan Tembus Rp14.179 Triliun
Meningkatkan Keamanan...
Meningkatkan Keamanan dan Kepercayaan Industri Kripto Bersama Aparat Penegak Hukum
Pulihkan Pemadaman Internet...
Pulihkan Pemadaman Internet Iran, Trump Bakal Libatkan Orang Terkaya Dunia
Mengungkap Teknologi...
Mengungkap Teknologi Tanpa Kemudi Tesla Cybercab yang Tak Dimiliki China
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Rekomendasi
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Infografis
Perjalanan Karier Mpok...
Perjalanan Karier Mpok Alpa, dari Video Viral hingga Jadi Presenter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved