alexametrics

PLN diminta waspada pasokan listrik KTI

loading...
PLN diminta waspada pasokan listrik KTI
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik meminta PT PLN (persero) untuk mengawasi pasokan listrik di Kawasan Timur Indonesia (KTI) ketika Ramadan dan Lebaran.

Pasalnya, dari laporan yang diterimanya, beberapa kota di wilayah timur masih akan kekurangan listrik saat ini hingga Lebaran.

"Di Indonesia bagian timur ada beberapa spot yang ekstra tetap mengawasi cadangan listrik, ini yang sedang saya minta PLN untuk di Indonesia Timur, seperti NTT, ada beberapa daerah yang harus siaga menjaga listriknya, dalam rangka Lebaran ini," kata Jero di kantornya, Jumat (20/7/2012).



Di luar itu, untuk wilayah Jawa, Madura dan Bali menurut Jero sudah berada dalam tahap aman. Bahkan, dia menyatakan, pasokan yang ada sudah melebihi dari kebutuhan yang diprediksi. Termasuk untuk kondisi wilayah Sumatera yang juga dipastikan tidak akan kekurangan aliran listrik.

"Banyak stoknya, nah, kemudian untuk listrik, dulu di Jawa agak bemasalah, sekarang di Jawa sudah bagus, stok kita melebihi dari perkiraan, bahkan ketika beban puncak pun kita masih sisa," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, PLN menjamin ketersediaan listrik selama bulan suci Ramadan. Perusahaan pelat merah ini menjamin tidak ada byar pet di bulan Ramadan.

"Pada dasarnya PLN itu tidak membedakan apakah sedang bulan Ramadan, sedang Lebaran atau hari biasa atau sedang ada pertandingan sepakbola atau tidak ada pertandingan, itu PLN harus melayani pelanggannya dengan baik," kata Direktur Utama PLN, Nur Pamudji di Jakarta, Rabu 18 Juli 2012.

Meski demikian, Nur Pamudji mengakui pasokan listrik pada bulan Ramadan akan lebih besar malam hari daripada siang hari. "Kita selalu berusaha maksimal untuk melayani pelanggan semaksimal mungkin," janji dia.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak