alexametrics

Analisa Emas

Jika dollar menguat, harga emas turun

loading...
Jika dollar menguat, harga emas turun
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - Seperti diperkirakan, pergerakan harga emas kemarin tidak lepas dari kisaran USD1,610-1,630 per troy ons. Kondisi masih diperkirakan sideways menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve dini hari nanti.

Meski demikian, menjelang event tersebut harga terlihat didominasi oleh tekanan koreksi. Bila level 1,610 tembus ke bawah, harga bisa menuju ke area USD1,602-1,605 terlebih dahulu. Resisten di area 1,630 lalu di 1,640.

Hari ini data yang perlu diperhatikan adalah data indeks manufaktur zona euro, Spanyol, Italia, Inggris dan Amerika Serikat yang diperkirakan tidak banyak berubah seperti data terakhir.



Selain itu ada data perubahan jumlah tenaga kerja yang dipekerjakan oleh pihak swasta di luar bidang pertanian yang disurvei oleh lembaga ADP. Survei ADP ini biasanya menjadi gambaran pelaku pasar akan hasil data Non-farm payroll yang disurvei pemerintah AS pada Jumat nanti.

Bila datanya di atas 121 ribu, dollar AS kemungkinan besar akan kembali menguat dan harga emas cenderung turun.

Dan tentunya dini hari nanti akan dirilis kebijakan moneter The Fed. Banyak analis memperkirakan The Fed belum akan mengeluarkan kebijakan pelonggaran kuantitatif 3 (QE3) yang ditunggu para pelaku pasar pada pertemuan kali ini.

Bila itu tidak dilakukan tapi Fed memberikan indikasi akan dilakukan QE3 dalam waktu dekat, dollar tetap akan melemah dan harga emas naik.

Dan bila kebijakan QE3 tidak dirilis dan tidak ada indikasi apapun dari Fed, dollar akan menguat dan harga emas akan turun. Kita tunggu saja dini hari nanti jam 1:15 pagi WIB.

Ariston Tjendra
Head of Research and Analysis
PT Monex Investindo Futures
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak