alexametrics

SBY kecewa dengan proyek listrik 10.000 MW

loading...
SBY kecewa dengan proyek listrik 10.000 MW
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar lebih teliti pada proyek 10.000 Megawatt. Menurutnya, sejauh ini proyek tersebut tidak tepat sasaran sehingga tertunda cukup lama.

"Terus terang ini tidak sesuai dengan sasaran. Sekarang 64 persen dan sisanya akan diselesaikan di tahun 2013 dan tahun 2014," ujar SBY dalam konferensi pers seusai rapat Kabinet Terbatas di Gedung Pertamina, Jakarta, Selasa (7/8/2012).

SBY menegaskan, kedepan tidak ada lagi persoalan tender yang terjadi. Sesuai dengan yang telah terlaksana sebelumnya, harusnya menjadi pelajaran bagi pihak-pihak yang terkait dalam persoalan proyek listrik tersebut.



"Pengalaman sebelumnya, investor yang menjanjikan banyak hal ternyata tidak memberikan apa-apa," sesalnya.

Tahapannya, menurut SBY tidak perlu menunggu penyelesaian 10.000 MW tahap I untuk melaksanakan yang tahap II. Sehingga, seperti misalnya Indonesia bagian timur dapat tersuplai listrik sesuai dengan kebutuhannya.

"Kita pastikan ini jadi lebih baik perencanaannya dan implementasinya lebih baik dari yang direncanakan," pungkasnya.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak