Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Uji Coba Akhir 2022
Senin, 24 Januari 2022 - 19:44 WIB
loading...
A
A
A
Selain EMU, Comprehensive Inspection Trail (CIT) untuk kebutuhan maintenance dan uji coba KCJB juga sudah selesai dibuat. EMU atau kereta dan CIT direncanakan tiba di Indonesia pada pertengahan 2022.
Untuk pembangunan empat stasiun yang terdiri dari Stasiun Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar pun sudah berjalan. Per Desember 2021, Stasiun Halim mengalami progres yang paling tinggi hingga 66,05%, disusul Tegalluar dengan 62,75%, dan Karawang 40,21%. Khusus untuk stasiun Padalarang, saat ini KCIC sedang menyiapkan segala kebutuhan untuk melakukan pembangunan stasiun tersebut, lengkap dengan rencana integrasinya.
Saat ini KCIC, sudah memiliki Depo yang berlokasi di Tegalluar dengan progres pembangunan yang mencapai 50,24%. Meski belum rampung sepenuhnya, lanjut Dwiyana, Depo ini sudah bisa dioperasikan untuk kebutuhan proyek seperti pengelasan batang rel KCJB di fasilitas Welding Factory yang tersedia di sana.
"Dengan progres yang mencapai 79.90%, tentu sudah banyak yang sudah kami capai. Konstruksi bridge, Subgrade dan tunnel sudah hampir mendekati final. Rangkaian EMU dan CIT KCJB juga sudah diproduksi. Beberapa unit bahkan sudah selesai produksinya dan rencananya akan tiba di Indonesia di pertengahan 2022 untuk dipakai saat trial run nanti," kata dia.
Baca Juga: Tanah Longsor Hambat Proyek Kereta Cepat, China Turun Tangan
Manajemen bersama tim konstruksi dan para ahli juga sudah menemukan solusi untuk mengatasi kendala geografis berupa clay shale yang dihadapi dalam pengerjaan Tunnel #2, Tunnel #, dan Tunnel #6.
Untuk pembangunan empat stasiun yang terdiri dari Stasiun Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar pun sudah berjalan. Per Desember 2021, Stasiun Halim mengalami progres yang paling tinggi hingga 66,05%, disusul Tegalluar dengan 62,75%, dan Karawang 40,21%. Khusus untuk stasiun Padalarang, saat ini KCIC sedang menyiapkan segala kebutuhan untuk melakukan pembangunan stasiun tersebut, lengkap dengan rencana integrasinya.
Saat ini KCIC, sudah memiliki Depo yang berlokasi di Tegalluar dengan progres pembangunan yang mencapai 50,24%. Meski belum rampung sepenuhnya, lanjut Dwiyana, Depo ini sudah bisa dioperasikan untuk kebutuhan proyek seperti pengelasan batang rel KCJB di fasilitas Welding Factory yang tersedia di sana.
"Dengan progres yang mencapai 79.90%, tentu sudah banyak yang sudah kami capai. Konstruksi bridge, Subgrade dan tunnel sudah hampir mendekati final. Rangkaian EMU dan CIT KCJB juga sudah diproduksi. Beberapa unit bahkan sudah selesai produksinya dan rencananya akan tiba di Indonesia di pertengahan 2022 untuk dipakai saat trial run nanti," kata dia.
Baca Juga: Tanah Longsor Hambat Proyek Kereta Cepat, China Turun Tangan
Manajemen bersama tim konstruksi dan para ahli juga sudah menemukan solusi untuk mengatasi kendala geografis berupa clay shale yang dihadapi dalam pengerjaan Tunnel #2, Tunnel #, dan Tunnel #6.
Lihat Juga :