alexametrics

Ekonomi kreatif, industri fashion prospektif

loading...
Ekonomi kreatif, industri fashion prospektif
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendukung bermunculannya bisnis fashion di dalam negeri yang dipelopori oleh entrepreneur muda. Industri fashion disebutkan memiliki pangsa pasar yang besar di dalam dan luar negeri.

Direktur Pengembangan Produk Ekspor dan Ekonomi Kreatif Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Dody Edward mengatakan,pemerintah akan mendukung kehadiran entrepreneurmuda di bidang fashion karena industri ini memiliki pasar yang besar. Menurut dia, dalam mengembangkan fashion di Indonesia diperlukan berbagai upaya strategis dalam pelaksanaannya.

Kemendag akan mendukung dengan cara memprioritaskan distribusi produk untuk menguasai pasar lokal, Asia, dan dunia internasional. “Langkah-langkah yang dilakukan antara lain melaksanakan promosi yang efektif baik di dalam negeri maupun di luar negeri dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pasar bagi pelaku fashion,” kata Dody Edward di kantornya di Jakarta akhir pekan kemarin.



Menurut dia, peluang pasar bagi produk fashion di dalam negeri maupun di luar negeri masih sangat besar di tengah krisis yang sedang terjadi di beberapa negara Eropa, Amerika Serikat, dan negara-negara maju lainnya. Salah satu indikasinya adalah kenaikan secara global retail merek dari produk mewah dari merekmerek terkemuka di Eropa sebesar 17 persen.

Kawasan Asia-Pasifik, kata dia, termasuk Indonesia, merupakan pangsa pasar terbesar produk-produk fashion. Pendapatan per kapita Indonesia yang saat ini mencapai USD3.500 dengan peningkatan jumlah kelas menengah, ditopang dengan daya beli yang kuat, merupakan faktor yang dapat mendukung pertumbuhan dunia fashion di dalam negeri.

Ketua Asosiasi Pertekstilan Ade Sudrajat mengatakan, meskipun terjadi pelemahan permintaan dari Amerika Serikat dan Eropa karena krisis keuangan, secara keseluruhan produk pakaian jadi Indonesia masih sangat diminati.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak