alexametrics

Tambah fasilitas, Pelindo I alokasikan investasi besar

loading...
Tambah fasilitas, Pelindo I alokasikan investasi besar
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - Untuk peningkatan mutu pelayanan di pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, PT Pelabuhan Indonesia I (Pelindo I) telah mengalokasikan investasi yang cukup besar. Investasi ini dilakukan untuk penambahan fasilitas diantaranya dermaga pelabuhan dan peralatan bongkar muat peti kemas seperti container crane dan alat lainnya.

Direktur Personalia dan Umum (Dirpum) Pelindo I Medan, Imran Iskandar menyampaikan pada sambutannya acara halal bihalal Kerluarga Maritim Medan, yang dilaksanakan di halaman kantor Pelindo I cabang Belawan, Rabu (5/9/2012).

Dikatakannya, dengan adanya tambahan fasilitas dan peralatan tersebut, pelayanan kapal dan bongkar muat barang, khususnya petikemas telah dapat dilayani lebih cepat, sehingga kapal dapat lebih cepat meninggalkan pelabuhan.



Imran Iskandar juga menyampaikan, meskipun telah banyak upaya perbaikan yang dilakukan Pelindo I, untuk meningkatkan mutu pelayanan di pelabuhan Belawan, namun masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki dan secara keseluruhan diperlukan dukungan dan kerjasama semua pelaku bisnis Maritim, di pelabuhan Belawan.

Untuk membangun dan merubah wajah pelabuhan Belawan, menjadi lebih baik, Dirpum Pelindo I ini berharap, kerja sama yang telah terjalin sangat baik selama ini, akan dapat meningkat dimasa akan datang, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Sumatera Utara, khususnya dan pertumbuhan ekonomi nasional pada umumnya.

Acara halal bihalal Keluarga Maritim Medan itu, selain dihadiri Imran Iskandar juga dihadiri Danlantamal-I (Komandan Pangkalan Utama TNI AL-I) Belawan, Laksamana Pertama TNI Bambang Soesilo, Direktur Operasi dan Tekhnik Pelindo I Medan, Imam AS, Syahbandar Belawan Benyamin Tangkuman dan stake holder Pelindo I.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak