alexametrics

Indonesia kebanjiran beras pakan ternak babi

loading...
Indonesia kebanjiran beras pakan ternak babi
Foto : okezone
A+ A-
Sindonews.com - Sedikitnya sebanyak 14.000 ton beras berstandar rendah masuk ke Indonesia secara ilegal melalui Singapura dan Malaysia. Beras-beras yang diketahui biasa dijadikan pangan ternak babi tersebut, disinyalir berasal dari Vietnam.

"14.000 ton ya, itu setiap harinya," terang Koordinator Aliasi Rakyat Peduli Ketahanan Pangan (ARPKP), Amin Munawar kepada wartawan di sela-sela aksi yang dilakukan di depan kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (12/9/2012).

Dalam kesempatan itu, Amin menjelaskan beras-beras tersebut masuk ke beberapa daerah di Ujung Barat dan Utara Indonesia melalui negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.



"Sudah menyebar di daerah-daerah Batam, Selat Panjang, Tanjung Balai Karimun dan Riau lewat Malaysia dan Batam. Padahal itu standar kualitasnya terendah nggak layak untuk dikonsumsi manusia. Kalau di negara asalnya sana di Vietnam, biasanya buat pakan babi," sambungnya.

Dalam aksi yang diikuti 100 orang peserta tersebut, Amin menyesalkan belum ada tindakan tegas dari pemerintah. Pasalnya, lanjut amin, selain merendahkan kedaulatan bangsa, penyelundupan beras ilegal tersebut juga merugikan para petani lokal.

"Pemerintah harus tindak tegas. Tidak sepantasnya negara agraris seperti Indonesia melakukan impor beras. Apalagi berasnya beras ilegal kualitas rendah. Petani juga merasa dirugikan, karena beras mereka (beras selundupan) harganya jauh lebih murah, cuma Rp4.500 per kilo. Biarpun itu beras kualitas rendah, kalau nggak ada tindakan dari pemerintah, ya sudah pasti petani lokal dirugikan," tutupnya.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak