alexametrics

PTBA bentuk 3 perusahaan patungan

loading...
PTBA bentuk 3 perusahaan patungan
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan membentuk tiga perusahaan patungan untuk proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Mulut Tambang Pranap, Riau.

Proyek pembangunan PLTU berkapasitas 800-1.200 megawatt (MW) tersebut akan dikerjakan perseroan bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB). TNB merupakan perusahaan listrik milik Malaysia. ketiga perusahaan ini melakukan penandatanganan joint development agreement (JDA) hari ini di Bali.

Sekretaris Perusahaan PTBA Joko Pramono mengatakan, berdasarkan pernjanjian itu disebutkan bahwa sebagian listrik yang dihasilkan akan diekspor ke Malaysia melalui kabel bawah laut, yang jaraknya dekat dengan lokasi PLTU Prananp.



"Sedangkan, sebagian listrik akan didistribusikan untuk konsumsi dalam negeri," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (15/10/2012).

Dalam kerja sama ini, perusahaan tambang pelat merah tersebut akan menyiapkan pengembangan batu bara, PLN mengembangkan PLTU Mulut Tambang dan TNB menyiapkan pembangunan jaringan listrik menuju Telok Gong di Melaka, Malaysia.

Guna merealisasikan rencana ini, ketiga perusahaan membentuk tiga perusahaan patungan, yakni perusahaan patungan untuk pengembangan tambang, pengembangan PLTU dan pembangunan transmisi dari Pranap ke Malaysia.

"Dari ketiga perusahaan itu, PTBA menempati posisi sebagai pemegang saham mayoritas untuk perusahaan patungan di sektor penambangan dan penyedian batu bara," ujarnya.

Sebagian wilayah tambang PTBA di Pranap dipersiapkan untuk memenuhi pasokan kebutuhan bahan bakar PLTU tersebut, yakni batu bara. Adapun volume batu bara yang dibutuhkan diperkirakan sekitar 5-6 juta ton per tahun.

Sumber daya batu bara di wilayah Pranap mencapai 792 juta ton, dengan cadangan tertambang sebesar 367 juta ton. Sementara total sumber daya batu bara perseroan sebesar 7,29 miliar ton dengan cadangan tertambang 1,99 miliar ton.

Mayoritas batu bara Pranap berkalori rendah. Batu bara ini dinilai paling ekonomis untuk pasokan PLTU Mulut Tambang lantaran tidak memerlukan biaya transportasi, yang relatif tinggi.
(rna)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak