BKPM Sebut Target Realisasi Investasi 2020 Sulit Tercapai

Sabtu, 13 Juni 2020 - 10:55 WIB
loading...
BKPM Sebut Target Realisasi...
Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengaku target realisasi investasi tahun 2020 akan sulit dicapai akibat ketidakpastian yang ditimbulkan dari pandemi Covid-19.

Sebelumnya, BKPM telah menyusun tiga skenario untuk target realisasi investasi tahun ini ditengah penyebaran Covid-19. Pertama, sebelum pandemi Covid-19, BKPM menargetkan realisasi investasi tahun 2020 sebesar Rp886 triliun. Skenario kedua, target realisasi investasi pada 2020 berada di kisaran Rp855,6 triliun dengan asumsi Covid-19 selesai pada Mei 2020.

Sementara skenario terakhir target realisasi investasi tahun 2020 sebesar Rp817,2 triliun dengan asumsi Covid-19 selesai pada Juli 2020. “Sampai sekarang saya lihat belum ada tanda-tanda berakhir di bulan Juli. Jadi belum bisa kita pastikan karena menunggu kapan Covid-19 selesai,” kata Kepala BKPM Bahlil Lahadalia di Jakarta, kemarin. (Baca: Din Syamsuddin Minta Jokowi Hentikan Pembahasan RUU HIP)

Menurut Bahlil, angka tersebut bisa berubah jika pandemi Covid-19 tidak selesai pada Juli 2020. Bahkan untuk target realisasi investasi sebesar Rp850 triliun di 2020 diperkirakan sulit tercapai.

“Seberapa dalam revisinya, kami akan menunggu penyampaian hasil realisasi investasi kuartal II/2020 karena itu momentum yang tepat untuk evaluasi. Sekaligus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk melihat kapan Covid-19 berakhir,” jelasnya.

Bahlil menuturkan, ada potensi realisasi investasi mangkrak sebesar Rp708 triliun yang sedang difasilitasi oleh BKPM. Dari angka tersebut, sebesar Rp409 triliun telah difasilitasi atau 58%. Namun karena adanya pandemi Covid-19 membuat target realisasi investasi tersebut akan mundur. (Baca juga: Taman Margasatwa Ragunan Dibuka 20 Juni, Pengunjung Wajib Daftar Online)

“Seharusnya bulan Agustus maksimal selesai. Namun dengan Covid-19 ini pasti akan mundur. Kendalanya masih ada perizinan di daerah yang masih susah,” ungkapnya.

Meski begitu, BKPM akan terus menjaga iklim investasi dan memfasilitasi pelaku usaha dalam pengurusan perizinan berusaha. Menurut Bahlil, jika investasi mangrak tersebut bisa diselesaikan akan mampu mendongkrak realisasi investasi di tahun 2020 tanpa harus menunggu investor baru.

“Kita terus berupaya, mudah-mudahan selesai Agustus. Kalau ini mampu kita eksekusi izinnya selesai maka pertumbuhan realisasi investasi kita akan naik,” jelasnya.

Bahlil juga mengungkapkan perizinan usaha naik selama pandemi Covid-19. Perizinan usaha ini paling banyak berasal dari sektor industri kesehatan. (Lihat Foto: New Normal, Kawasan Caringin Tilu Bandung Ramai Pengunjung)

“Sebelum adanya pandemi rata rata itu 3.500-4.000 izin usaha dan sektor perdagangan yang paling tinggi. Namun pada era Covid naik menjadi 4.000-5.000 izin usaha per hari. Paling banyak dari sektor kesehatan,” ujar Bahlil.

Dia menjelaskan, hal ini bisa terjadi karena saat pandemi terjadi, pelaku usaha cenderung untuk bekerja di rumah dari pada ke lapangan. Sehingga aktivitas bisnis tidak terlalu aktif dalam produksi. “Pelaku usaha lebih cenderung mempersiapkan dalam hal internal, seperti mempersiapkan perizinan,” terangnya. (Oktiani Endarwati)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Berita Terkini
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Infografis
Mantan Panglima Militer...
Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Musuh Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved