alexametrics

Bantaeng akan gelar ekonomi expo 2012

loading...
Bantaeng akan gelar ekonomi expo 2012
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bantaeng, Sulawesi Selatan pada 7 Desember 2012, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng akan menggelar Bantaeng Ekonomi Expo (BEE) 2012.

Menurut Ketua Panitia BEE Muhammad Saeruddin, pihaknya akan menggelar pameran potensi daerah. BEE, kata dia, bertujuan sebagai sarana promosi yang efektif dan efesien bagi produk teknologi industri, perdagangan, jasa dan kebudayaan.

“Dengan begitu, akan dapat mendorong pertumbuhan investasi industri perdagangan,” kata dia di Bantaeng, Senin (19/11/2012).



Saat ini, Pemkab Bantaeng mulai melakukan sejumlah persiapan di Pantai Seruni. Lokasi ini rencananya akan menjadi pusat persiapan, yang akan dilakukan hingga Sabtu (1/11/2012). Jika tidak ada hambatan, BEE akan dilaksanakan hingga puncak hari jadi Bantaeng ke-758, Jumat (7/11/2012).

“BEE adalah sebuah pameran pembangunan dan potensi daerah yang ada di Bantaeng. Beberapa item yang akan dipamerkan, yakni pameran automotif, elektronik, properti, furnitur, agro, makanan dan minumam khas daerah,” ujar dia.

Sedikitnya, kata Saeruddin, terdapat 40 stand yang akan disiapkan untuk pameran tersebut. Selain BEE, hari jadi Kabupaten Bantaeng juga akan dimeriahkan dengan peluncuran program eko wisata, Bantaeng.

Program ekowisata ini rencananya akan dikembangkan di kawasan Pantai Marina, Kecamatan Pa'jukukang. Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bantaeng telah menyediakan lahan seluas lima hektare untuk program eko wisata ini.

Dia menambahkan, biaya untuk kegiatan ini diperkirakan akan membutuhkan anggaran hingga Rp600 juta. Jumlah itu sudah termasuk biaya narasumber seminar yang mencapai Rp100 juta dan sejumlah kegiatan lainnya. Sumber dana kegiatan ini sebagian berasal dari APBD Bantaeng dan sejumlah dana dari pihak sponsor.

Kadisbudpar Bantaeng Asri Sahrun mengatakan, pengembangan eko wisata ini bersumber dari pemerintah pusat, dengan sistem multiyears, selama tiga tahun. Total anggaran untuk konsep eko wisata ini mencapai Rp8 miliar. Untuk tahap awal, dana yang sudah tersedia sekitar Rp850 juta.
(rna)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak