KPPU Selidiki Penunjukan 8 Platform dalam Kartu Prakerja

Kamis, 23 April 2020 - 22:57 WIB
loading...
KPPU Selidiki Penunjukan...
Ilustrasi Kartu Prakerja. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan meneliti keterlibatan delapan mitra platform digital yang diajak kerjasama pemerintah dalam melaksanakan program kartu Prakerja.

Hal ini dilakukan KPPU untuk mengetahui apakah skema yang dilakukan sesuai dengan prinsip persaingan usaha yang sehat atau tidak.

"Kami ingin memastikan apakah proses pemilihan delapan mitra digital dilakukan secara terbuka atau tertutup. Karena ini jadi polemik di masyarakat. Jadi kami melihat di sini ada suatu kepentingan bagi kami untuk menugaskan bagian advokasi untuk mengecek program Kartu Prakerja," ujar Komisioner KPPU Guntur Saragih dalam video conference, Kamis (23/4/2020).

Guntur menjelaskan, kartu Prakerja bagi KKPU sangat penting karena nilainya begitu besar yaitu Rp5,6 triliun. Dalam hal ini, membuka peluang besar bagi banyak pelaku usaha untuk ikut serta, baik sebagai platform digital atau lembaga pelatihan.

"Tentunya KPPU mendorong kegiatan itu seusai prinsip persaingan usaha yang sehat. Saya harap tidak ada penghalang untuk masuk (barier to entery) dalam persaingan usaha kartu Prakerja," terangnya.

Direktur Advokasi KPPU, Abdul Hakim Pasaribu mengungkapkan sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan penjelasan terkait mekanisme penunjukan platform digital tersebut.

"Jangan sampai penunjukan tidak jelas mekanismenya. Seharusnya prinsip-prinsip transparansi dan keterbukaan harus dikedepankan untuk memberi ruang partisipasi publik," kata Hakim.

Selain itu, KPPU juga akan menyelidiki masalah tarif pelatihan yang dikenakan bagi peserta, serta memastikan tidak ada diskriminasi dalam hubungan kerjasama antara pelaksana, platform digital dan lembaga pelatihan.

"Apakah tarif yang ditetapkan oleh platform digital itu eksesif, karena kalau kita lihat di YouTube saja bisa gratis, jangan sampai rakyat yang mendapat Kartu Prakerja itu membayar eksesif," kata Hakim.

Seperti diketahui, pemerintah berkerjasama dengan delapan platform dalam kartu Prakerja. Platform tersebut Bukalapak, Tokopedia, Mau Belajar Apa, Ruang Guru, Pijar Mahir, Pintaria, Sekolahmu, dan prakerja.kemnaker.go.id. Sementara, perusahaan yang bekerjasama menjadi mitra pembayaran selain Ovo, antara lain BNI, Gopay, dan LinkAja.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menyoroti Perbedaan...
Menyoroti Perbedaan Bea Masuk Gandum, KPPU Wanti-wanti Praktik Curang
KPPU Apresiasi E-Commerce...
KPPU Apresiasi E-Commerce Teken Pakta Integritas
Kemenko Perekonomian...
Kemenko Perekonomian Usul Prabowo Lanjutkan Program Kartu Prakerja
Kebutuhan Green Job...
Kebutuhan Green Job Diproyeksikan Capai 4,4 Juta di 2030
Beras Langka di Ritel...
Beras Langka di Ritel Modern, KPPU Sebut HET Penyebabnya
Selidiki Dugaan Kartel...
Selidiki Dugaan Kartel Beras, KPPU Bentuk Tim Khusus
Anggota Komisi VI DPR...
Anggota Komisi VI DPR Dorong Penguatan KPPU untuk Lindungi UMKM
Guru Besar Hukum: Perjanjian...
Guru Besar Hukum: Perjanjian Tertutup Tak Selalu Berdampak Negatif Bagi Pelaku Usaha
Selamat! Mahasiswi Kedokteran...
Selamat! Mahasiswi Kedokteran UI Shakira Juara Clash of Champions 2024
Rekomendasi
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved