alexametrics

Jero persilakan DPR persoalkan pemberhantian Priyono

loading...
Jero persilakan DPR persoalkan pemberhantian Priyono
Foto : Ist
A+ A-
Sindonews.com - Pascabubarnya Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) pada 13 November 2012 lalu, seluruh karyawan BP Migas dialihkan ke badan pengganti BP Migas yang bernama Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKSP Migas).

Namun, nasib baik yang diterima para eks karyawan BP Migas tidak diikuti oleh mantan Kepala BP Migas, R. Priyono. Priyono diturunkan begitu saja, dia tidak ditunjuk untuk mengepalai SKSP Migas, yang kini berada di bawah kepemimpinan Menteri ESDM Jero Wacik.

Ketika ditanya oleh DPR mengenai alasan diberhentikannya Priyono, Jero mempersilahkan DPR bila ingin mempersoalkan hal itu. "Bapak kalau mau mempersoalkan, silakan," ujar Jero Wacik dalam RDP dengan Komisi VII di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/11/2012).



Surat Keputusan (SK) mengenai pemberhentian Priyono, lanjut Jero, saat ini sedang dibuat. Begitu pula SK pengangkatannya sebagai Kepala SKSP Migas. "SK pemberhentian Pak Priyono sedang kami proses, sedang dibuat. Sekaligus Kepres yang mengangkat saya sebagai Kepala SKSP Migas," sambung Jero.

Lebih lanjut, Jero menuturkan bahwa tidak ada masalah dengan pemberhentian Priyono. Saat ini, tutur dia, Priyono memutuskan untuk menjadi pengamat migas. "Pak Pri (Priyono) sekarang, untuk sementara jadi pengamat migas," kata dia.

Seperti diketahui, segera setelah bubarnya BP Migas, para karyawan BP Migas segera mendapat jaminan tidak akan diberhentikan. Namun, tidak demikian dengan Priyono. "Nanti saudara akan tahu," ucap Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai Rapat Koordinasi di Kementerian ESDM pada 13 November 2012 lalu.
(rna)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak