Telan Investasi Rp17 Triliun, Pembangunan PLTA Poso dan Malea Serap 2.000 Tenaga Kerja

Jum'at, 25 Februari 2022 - 14:18 WIB
loading...
Telan Investasi Rp17...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso Energy 515 megawatt di Kabupaten Poso dan PLTA Malea Energy 90 megawatt di Kabupaten Tana Toraja, Foto/Dok Setkab
A A A
TANA TORAJA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Air ( PLTA ) Poso Energy 515 megawatt di Kabupaten Poso dan PLTA Malea Energy 90 megawatt di Kabupaten Tana Toraja, Jumat (25/2/2022). Acara peresmian ini dipusatkan di PLTA Poso Energy, Poso, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Resmikan PLTA Poso dan PLTA Malea, Jokowi Merasa Sangat Senang

Peresmian turut dihadiri oleh Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK sebagai pihak yang turut terlibat dalam pembangunan pembangkit ini. Peresmian PLTA ini tentu mendorong langkah pemerintah mencapai target bauran energi baru terbarukan (EBT) 23% pada 2025 mendatang.

JK membeberkan, untuk membangun PLTA ini, dibutuhkan investasi senilai USD 1,2 miliar atau Rp17 triliun (asumsi kurs Rp 14.364 per USD).

"Biaya untuk 1 MW PLTA ini rata-rata USD 2 juta. Di sini total 605 MW, investasi seluruhnya adalah USD 1,2 miliar atau 17 triliun," papar JK, Jumat (25/2/2022).

Adapun secara rinci, PLTA Poso Energy berkapasitas 515 MW, sedangkan PLTA Malea 90 MW sehingga jika ditotalkan kapasitas seluruhnya 605 MW. JK mengakui, pembangunan PLTA cenderung menghabiskan biaya investasi 2 kali lipat lebih banyak daripada PLTU.

Untuk pembangunan transmisi ke Sulawesi Selatan saja, butuh biaya sekitar Rp 2 triliun. Namun, biaya operasional PLTA lebih murah.

"Karena ini kan air. Dan ini juga dijalankan air sungai. Kalau di luar Jawa bisa, tapi di Jawa ini nggak bisa karena sungainya datar, jadi harus pakai bendungan," katanya.

Baca Juga: Penjualan Listrik Naik Bikin PLN Raup Rp25,13 Triliun: Bukti Ekonomi Pulih

Setidaknya ada 2.000 tenaga kerja yang terserap dalam pembangunan PLTA ini. JK bilang, 80%-nya adalah tenaga lokal. "Hanya chief engineer saja yang datang, yang punya pengalaman," katanya.

Presiden menambahkan, saat ini semua negara didorong untuk bergeser dari pemakaian energi fosil utamanya batu bara menuju ke energi hijau. Indonesia sendiri, memiliki potensi energi yang mencapai 418 gigawatt, baik berupa hydropower, geotermal, tenaga surya, angin, tidal, hingga panas permukaan air laut.

“Semuanya ada di negara kita. Hanya bagaimana kita bisa menggeser dari yang coal/batu bara ini kepada energi hijau ini juga bukan pekerjaan yang mudah karena sudah terlanjur banyak sekali PLTU-PLTU kita,” ujar Presiden.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
Rekomendasi
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Berita Terkini
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved