Tinjau Depo Bekasi, Dirut KAI Pastikan LRT Jabodebek Beroperasi Agustus
Jum'at, 25 Februari 2022 - 16:59 WIB
loading...
Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Didiek Hartantyo. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Direksi dari sejumlah BUMN dan perwakilan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hari ini meninjau depo Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di Bekasi Timur.
Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Didiek Hartantyo mengatakan, kunjungan ke depo dilakukan untuk memastikan proyek LRT Jabodebek dapat selesai tepat waktu dan dapat beroperasi pada Agustus 2022 mendatang.
“Hari ini saya dan rombongan mengunjungi Depo LRT Jabodebek untuk melihat perkembangan pembangunan Depo LRT beserta fasilitas pendukungnya. Kami akan memastikan kesiapan Depo untuk menunjang operasional LRT Jabodebek,” ujar Didiek dalam kunjungannya, Jumat (25/2/2022).
Baca juga: Beroperasi Agustus 2022, Usulan Tarif LRT Jabodebek Rata-rata Dipatok Rp15.000
Turut serta dalam kunjungan tersebut jajaran Direksi KAI, Adhi Karya, INKA, LEN. Dengan luas area sekitar ±100.000 m2, Depo LRT Jabodebek terdiri dari beberapa area seperti Stabling, Light Maintenance, Heavy Maintenance, Operation Control Center (OCC) Building, dan area lainnya.
“Light Maintenance memiliki 10 jalur yang digunakan untuk pemeriksaan dan perawatan ringan LRT Jabodebek seperti perawatan harian dan perawatan bulanan setiap 1, 3, 6, dan 12 bulanan. Sedangkan Heavy Maintenance memiliki 8 jalur yang digunakan untuk perawatan besar LRT Jabodebek dengan siklus perawatan tahunan,” terang Didiek.
Baca juga: Julukan Bogor Kota Sejuta Angkot, Akankah Hilang dengan Dibangunnya LRT?
Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Didiek Hartantyo mengatakan, kunjungan ke depo dilakukan untuk memastikan proyek LRT Jabodebek dapat selesai tepat waktu dan dapat beroperasi pada Agustus 2022 mendatang.
“Hari ini saya dan rombongan mengunjungi Depo LRT Jabodebek untuk melihat perkembangan pembangunan Depo LRT beserta fasilitas pendukungnya. Kami akan memastikan kesiapan Depo untuk menunjang operasional LRT Jabodebek,” ujar Didiek dalam kunjungannya, Jumat (25/2/2022).
Baca juga: Beroperasi Agustus 2022, Usulan Tarif LRT Jabodebek Rata-rata Dipatok Rp15.000
Turut serta dalam kunjungan tersebut jajaran Direksi KAI, Adhi Karya, INKA, LEN. Dengan luas area sekitar ±100.000 m2, Depo LRT Jabodebek terdiri dari beberapa area seperti Stabling, Light Maintenance, Heavy Maintenance, Operation Control Center (OCC) Building, dan area lainnya.
“Light Maintenance memiliki 10 jalur yang digunakan untuk pemeriksaan dan perawatan ringan LRT Jabodebek seperti perawatan harian dan perawatan bulanan setiap 1, 3, 6, dan 12 bulanan. Sedangkan Heavy Maintenance memiliki 8 jalur yang digunakan untuk perawatan besar LRT Jabodebek dengan siklus perawatan tahunan,” terang Didiek.
Baca juga: Julukan Bogor Kota Sejuta Angkot, Akankah Hilang dengan Dibangunnya LRT?
Lihat Juga :