Didorong Sektor Energi, IHSG Hari Ini Dibuka Naik ke Level 6.921
Jum'at, 04 Maret 2022 - 09:31 WIB
loading...
IHSG hari ini dibuka mendekati level 7.000. Foto/FaisalRahman/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan ( IHSG ) hari ini dibuka menguat di 6.921 pada perdagangan akhir pekan, Jumat (4/3/2022). Tepat pukul 09:01 WIB, IHSG bergerak di atas level penutupan kemarin sebesar 38,74 poin atau 0,56% di level 6.907 dan mencapai titik tertingginya di 6.923.
Baca juga: Bergerak di 6.811-6.996, IHSG Hari Ini Terjepit Antara Koreksi dan Naik
Pada pembukaan awal, terdapat 176 saham menguat, 76 saham melemah, dan 253 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp863,20 miliar dari 680,98 juta lembar saham yang diperdagangkan.
Menyusul IHSG, indeks LQ45 naik 1,10% ke 988,96, indeks JII menguat 0,83% ke 574,41, indeks IDX30 menanjak 1,16% ke 529,56, dan indeks MNC36 tumbuh 1,05% ke 333,48.
Dari sisi sektoral, indeks yang mengalami kenaikan antara lain bahan baku 0,68%, keuangan 0,70%, industri 1,08%, properti 0,26%, nonsiklikal 0,12%, infrastruktur 1,08%, energi 1,68%, kesehatan 0,01%, teknologi 0,72%, dan siklikal 0,50%. Sementara yang melemah adalah transportasi 0,54%.
Sejalan dengan bursa yang positif, investor asing terpantau melakukan net-buy secara akumulatif sebesar Rp217,12 miliar di awal pembukaan. Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp75,1 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp69,8 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp20,4 miliar.
Baca juga: Bergerak di 6.811-6.996, IHSG Hari Ini Terjepit Antara Koreksi dan Naik
Pada pembukaan awal, terdapat 176 saham menguat, 76 saham melemah, dan 253 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp863,20 miliar dari 680,98 juta lembar saham yang diperdagangkan.
Menyusul IHSG, indeks LQ45 naik 1,10% ke 988,96, indeks JII menguat 0,83% ke 574,41, indeks IDX30 menanjak 1,16% ke 529,56, dan indeks MNC36 tumbuh 1,05% ke 333,48.
Dari sisi sektoral, indeks yang mengalami kenaikan antara lain bahan baku 0,68%, keuangan 0,70%, industri 1,08%, properti 0,26%, nonsiklikal 0,12%, infrastruktur 1,08%, energi 1,68%, kesehatan 0,01%, teknologi 0,72%, dan siklikal 0,50%. Sementara yang melemah adalah transportasi 0,54%.
Sejalan dengan bursa yang positif, investor asing terpantau melakukan net-buy secara akumulatif sebesar Rp217,12 miliar di awal pembukaan. Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp75,1 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp69,8 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp20,4 miliar.
Lihat Juga :