alexametrics

Saham Grup Bakrie diproyeksi masih rentan terkoreksi

loading...
Saham Grup Bakrie diproyeksi masih rentan terkoreksi
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - Hijaunya mayoritas saham grup Bakrie pada penutupan perdagangan hari ini belum bisa dianggap sebagai pertanda baik bagi grup korporasi tersebut. Penguatan yang terjadi dinilai masih bersifat fluktuatif dan rentan terkoreksi kembali.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada menilai, bila grup ini tidak menunjukkan kinerja yang baik, maka penguatan yang terjadi pada hari ini bisa jadi tidak punya arti apa-apa.

"Kita belum bisa bilang ini baik ya. Grup Bakrie harus menunjukkan kinerja yang positif dulu supaya bisa memperoleh kepercayaan investor," terang Reza saat dihubungi Sindonews, Selasa (8/1/2012).

Menurut dia, beberapa hal seperti efisiensi proses produksi, penyelesaian masalah utang dan berbagai aspek lainnya, termasuk upaya penyelesaian sengketa dengan BUMI Plc dan anak usahanya harus segera rampung agar investor semakin yakin dengan saham emiten tersebut.

"Bakrie harus bekerja lebih keras lagi untuk dapat menarik investor," tegas dia lagi.

Sebelumnya terpantau, sejumlah saham Grup Bakrie menunjukkan pergerakan yang positif yang ditandai menghijaunya saham-saham tersebut pada penutupan perdagangan hari ini. Saham grup Bakrie yang menguat, diantaranya BUMI positif 8,2 persen ke level Rp660, ENRG menguat 6,38 persen ke level Rp100, sedangkan VIVA terkoreksi 3,8 persen menjadi Rp500.
(rna)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak