Potensi Keekonomian Akuakultur Capai USD210 Miliar
Kamis, 17 Maret 2022 - 23:11 WIB
loading...
Sektor perikanan budi daya punya potensi ekonomi yang besar. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP ) membeberkan besarnya potensi keekonomian perikanan budi daya. Analis Akuakultur Ahli Madya Diretorat Produksi dan Usaha Budidaya DJPB KKP Adang Sudjana menyebutkan, luas lahan perikanan budi daya mencapai 17,91 juta hektare di seluruh Indonesia.
Baca juga: Dukung KKP Accelerate 2022, BKIPM Siapkan Verifikator Quality Assurance
"Namun ini tingkat pemanfaatan lahannya baru 5,35%," ujar Adang dalam webinar, Kamis (17/3/2022).
Menurut Adang, peluang ini harus digarap agar kontribusi ekonomi dari bidang akuakultur meningkat sehingga tidak hanya mengandalkan dari bidang kelautan yang lain. Sebagai informasi, akuakultur memiliki potensi keekonomian hingga USD210 miliar jika dimanfaatkan dengan maksimal.
Tak hanya urusan lahan, Indonesia juga memiliki komoditas unggulan perikanan budi daya yang memiliki daya saing di pasar ekspor dan dapat berperan sebagai penopang ketahanan pangan. Sebelum diekspor atau dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam negeri, terdapat sistem jaminan mutu mulai dari pembenihan hingga pembesaran benih ikan.
"Jadi sistem ini merupakan benteng atau green card produk unggulan kita memasuki pasar Amerika dan Eropa, dimana 2 tahun sekali mereka melakukan surveilance," ungkapnya.
Kemudian, pengelolaan usaha akuakultur juga sudah memanfaatkan teknologi 4.0 melalui automatisasi sistem produksi dan digitalisasi tata niaga sehingga rantai pasok makin efisien dan keuntungan pembudidaya meningkat.
Baca juga: Kisah Jenderal Hoegeng Digoda dan Dirayu Pengusaha Cantik untuk Hentikan Kasus
"Sekarang juga sudah banyak startup-startup digitalisasi usaha akuakultur bermunculan," ujarnya.
Baca juga: Dukung KKP Accelerate 2022, BKIPM Siapkan Verifikator Quality Assurance
"Namun ini tingkat pemanfaatan lahannya baru 5,35%," ujar Adang dalam webinar, Kamis (17/3/2022).
Menurut Adang, peluang ini harus digarap agar kontribusi ekonomi dari bidang akuakultur meningkat sehingga tidak hanya mengandalkan dari bidang kelautan yang lain. Sebagai informasi, akuakultur memiliki potensi keekonomian hingga USD210 miliar jika dimanfaatkan dengan maksimal.
Tak hanya urusan lahan, Indonesia juga memiliki komoditas unggulan perikanan budi daya yang memiliki daya saing di pasar ekspor dan dapat berperan sebagai penopang ketahanan pangan. Sebelum diekspor atau dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam negeri, terdapat sistem jaminan mutu mulai dari pembenihan hingga pembesaran benih ikan.
"Jadi sistem ini merupakan benteng atau green card produk unggulan kita memasuki pasar Amerika dan Eropa, dimana 2 tahun sekali mereka melakukan surveilance," ungkapnya.
Kemudian, pengelolaan usaha akuakultur juga sudah memanfaatkan teknologi 4.0 melalui automatisasi sistem produksi dan digitalisasi tata niaga sehingga rantai pasok makin efisien dan keuntungan pembudidaya meningkat.
Baca juga: Kisah Jenderal Hoegeng Digoda dan Dirayu Pengusaha Cantik untuk Hentikan Kasus
"Sekarang juga sudah banyak startup-startup digitalisasi usaha akuakultur bermunculan," ujarnya.
(uka)
Lihat Juga :