alexametrics

Indonesia dukung G20 hentikan perang mata uang

loading...
Indonesia dukung G20 hentikan perang mata uang
Ilustrasi/Ist
A+ A-
Sindonews.com - Perang mata uang (currency war) untuk meningkatkan daya saing di negara-negara G20 sudah bukan menjadi isu yang menimbulkan masalah saat ini. Negara Anggota G20 sepakat untuk tidak melakukan upaya proteksionisme dan upaya mencapai target nilai tukar mata uangnya pada posisi tertentu.

Menteri Keuangan, Agus Martowardojo mengatakan, hal tersebut merupakan salah satu komitmen yang dicapai pada pertemuan negara anggota G20 di Moskow, Rusia, akhir pekan lalu.

"Jadi ini adalah suatu penegasan bahwa ke depan kita betul-betul akan mengupayakan tidak akan melakukan proteksionisme, tidak akan menggunakan upaya-upaya, khususnya mencapai target-target nilai tukar tertentu untuk membuat daya saing meningkat," jelas Agus dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (19/2/2013).



Komitmen tersebut, lanjut Agus, dibuat dengan semangat untuk mewujudkan situasi yang kondusif pada iklim bisnis di dunia internasional. Di tengah krisis ekonomi dunia yang membaik saat ini, menjadi kepentingan bersama untuk dapat mewujudkan hal tersebut.

Dengan demikian, krisis yang menghantam hampir seluruh negara di dunia tersebut diharapkan dapat segera berangsur pulih. "Jadi adalah bentuk komitmen kita tidak mendukung adanya currency war. Jadi itu bukan merupakan isu di negara-negara G20," tuturnya.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak