Lebih Murah, YLKI Khawatir Konsumen Bakal Migrasi ke Minyak Goreng Curah
Selasa, 22 Maret 2022 - 16:48 WIB
loading...
A
A
A
Tulus melihat, dari perkembangan isu minyak goreng saat ini, dia masih beranggapan bahwa tindakan kartel oleh oknum-oknum nakal masih kerap terjadi. Anggapan itu berdasarkan pantauan, ketika pemerintah mengatur penjualan minyak goreng dengan HET, minyak goreng langka dipasaran. Namun sekarang usai aturan HET dicabut, minyak goreng bertebaran di mana-mana.
"Ini aneh. Barang ada tapi mahal, lalu murah tidak ada. Ini pilihan pahit bagi konsumen. Jadi ini dugaan kartel atau mafia," ungkapnya.
Baca juga: Biadab! Ayah Asuh Perkosa Anak 13 Tahun di Tangerang Selama 6 Tahun
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan bahwa Kementerian Perdagangan telah menyerahkan penanganan mafia minyak goreng kepada kepolisian. Terkait siapa oknumnya, Oke enggan mengungkapkan karena itu bukan kewenangannya.
"Ini aneh. Barang ada tapi mahal, lalu murah tidak ada. Ini pilihan pahit bagi konsumen. Jadi ini dugaan kartel atau mafia," ungkapnya.
Baca juga: Biadab! Ayah Asuh Perkosa Anak 13 Tahun di Tangerang Selama 6 Tahun
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan bahwa Kementerian Perdagangan telah menyerahkan penanganan mafia minyak goreng kepada kepolisian. Terkait siapa oknumnya, Oke enggan mengungkapkan karena itu bukan kewenangannya.
(uka)
Lihat Juga :