alexametrics

Kalla Group segera operasikan PLTA Poso

loading...
Kalla Group segera operasikan PLTA Poso
Foto: Ist
A+ A-
Sindonews.com - Komitmen Kalla Group turut mendorong ekonomi nasional melalui penyediaan listrik pelan-pelan mulai berjalan. Melalui PT Poso Energy, Kalla Group akan segera meresmikan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso pada Maret 2013 mendatang.

PLTA Poso II yang sudah mulai beroperasi ini akan menyuplai kebutuhan listrik di kawasan Sulawesi. Hadirnya PLTA Poso diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi.

PLTA Poso dibangun di tiga tempat, yakni PLTA Poso I dengan kapasitas 60 megawatt (MW), PLTA Poso II (195 MW), dan PLTA Poso III (320 MW). PLTA yang sudah selesai bahkan sudah beroperasi dan menyalurkan listrik ke Sulawesi Selatan tahun ini adalah PLTA Poso II dengan memakan biaya sekitar Rp4 triliun.



“Alasan mengapa PLTA II yang dibangun lebih dulu hanyalah soal teknis,” kata Direktur Pengembangan Bisnis Kalla Group, Solihin Kalla dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (25/2/2013).

Danau Poso yang menjadi sumber air memiliki ketinggian 500 mdpl dengan luas kurang lebih 32 ribu hektar. Sungai Poso yang mengalir dari danau ini membentang membelah pegunungan Poso dengan panjang kurang lebih 200 km dan memiliki ketinggian 350 mdpl dengan debit rata-rata tahunan adalah 148,2 m3/dtk.

Dengan keunggulan seperti ini, sungai tersebut dapat dimanfaatkan di tiga titik sehingga PLTA Poso memiliki tiga tahap (PLTA I, II, III). Adapun PLTA Poso I direncanakan rampung pada 2016 dan PLTA Poso III pada 2018.

Kalla Group menargetkan PLTA Poso akan mampu memenuhi kebutuhan listrik di kawasan Sulawesi. “Setiap tahunnya, kebutuhan listrik untuk wilayah Sulawesi terus meningkat rata-rata 20 persen,” kata Solihin.

Menurut data PLN hingga tahun 2015, kebutuhan listrik untuk Propinsi Sulawesi Tengah mencapai 205,35 MW. Sementara daya terpasang saat ini masih sangat sedikit, yakni hanya sebanyak 103.172 kW.

“Diharapkan dengan hadirnya PT Poso Energy, kebutuhan listrik untuk wilayah Sulawesi, khususnya Sulawesi Tengah, dapat terpenuhi. Sulawesi Selatan sendiri merupakan satu-satunya provinsi yang surplus listrik karena adanya PLTA Poso dan beberapa pembangkit baru lainnya,” tandas Solihin.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak