alexametrics

Kelangkaan bensin di SPBU Wedomartani dipertanyakan

loading...
Kelangkaan bensin di SPBU Wedomartani dipertanyakan
Flavio Briatore / Istimewa
A+ A-
Sindonews.com - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umur (SPBU) Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta hingga hari ini belum juga mendapatkan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium atau bensin.

Akibatnya banyak calon pembeli premium harus balik kanan dan urung membeli bensin di sini. Kelangkaan premium di SPBU tersebut sudah terjadi sejak Sabtu (25/5/2013).

"Belum ada pasokan dari Pertamina, sehingga untuk hari ini bensin masih kosong," ungkap salah satu petugas SPBU Wedomartani, Sugiarto, Senin (27/5/2013).



Kelangkaan bensin di SPBU ini menjadi tanda tanya, sebab dari pantaun di lapangan, beberapa SPBU di daerah Sleman, seperti di Jalan Solo, Jalan Kaliurang, Jalan Godean, dan Jalan Magelang tidak terjadi kelangkaan BBM jenis premium dan tetap memberikan layanan kepada masyarakat.

Apalagi petugas juga tidak mengetahui apa penyebab SPBU tempatnya bekerja itu tidak mendapatkan pasokan dari Pertamina. "Saya tidak tahu, penyebab tidak ada pasokan bensin dari Pertamina, sehingga terjadi kekosongan," katanya.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DIY, Siswanto mengatakan, untuk DIY tidak sedang terjadi kelangkaan BBM, baik bensin, solar maupun pertamax.

Menurut dia, terjadinya kelangkaan di SPBU Wedomartani dimungkinkan masalah internal di SPBU tersebut. "Sekarang tidak ada kelangkaan BBM, semua pasokan lancar," terang pemilik SPBU Sidoarum Jalan Godean ini.

Siswanto menuturkan, ada tidaknya pasokan BBM ke SPBU dari Pertamina itu tergantung dari delivery order (DO) dari SPBU bersangkutan. Setelah ada DO Pertamina baru mengirim BBM sesuai permintaan dari SPBU tersebut.

"Biasanya Pertamina akan mengirimkan BBM, satu hari dari DO itu. Jika DO hari ini, maka pengirimannya besok," jelasnya.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak