MNC Digital Mengakuisisi Game Bergenre MOBA: Fight of Legends
Senin, 04 April 2022 - 20:50 WIB
loading...
A
A
A
Game ini akan didukung penuh oleh kemampuan pemasaran dan promosi grup yang kuat untuk peluncurannya ke pasar Indonesia, dengan memanfaatkan 4 TV FTA milik MNC (pangsa pemirsa 48,2% di slot Prime Time dan 42,8% pangsa pemirsa di slot All Time/Jan 22), Portal online (80+ juta MAU/Jan 22), Media sosial (449+ juta subscribers/followers dengan 55+ miliar views/Jan 22) dan aplikasi super AVOD & SVOD ( ~110 juta MAU/Jan 22).
“Kemitraan kami dengan Sugarworks, di samping posisi dominan MNC Group dalam produksi konten, kepemilikan IP, dan sektor distribusi media, tidak hanya memberikan keuntungan besar dalam sinergi promosi game,” ungkap Hary Tanoesoedibjo.
“Tetapi juga memungkinkan kami untuk merilis secara cepat dalam skala besar dan menguji peluncuran fitur lebih lanjut yang diharapkan dalam industri game saat ini, baik dengan biaya lebih rendah dan waktu pemasaran yang lebih cepat, serta didukung oleh keahlian pengembangan dan paten yang dimiliki oleh Won-Jun dan timnya,” sambungnya.
Industri Game di Indonesia
Industri game di Indonesia telah mengalami peningkatan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir, dengan peningkatan jumlah gamer dan waktu untuk bermain game. Game di perangkat seluler telah meningkat secara signifikan, Media Partners Asia (MPA) memperkirakan bahwa lebih dari 72% gamer mengakses game mereka melalui smartphone.
MPA juga memperkirakan bahwa Indonesia memiliki 147 juta gamer pada akhir tahun 2021, mewakili 38% dari populasi dan ini diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai 164 juta pada tahun 2026.
Pendapatan industri game di Indonesia cukup besar, dengan sektor seluler, PC, dan konsol menghasilkan lebih dari USD904 juta pada tahun 2021. Game yang diakses melalui perangkat seluler memiliki kontribusi yang besar dalam pengeluaran gamer, yaitu sebesar 75%, menunjukkan potensi yang kuat untuk studio game dan publisher games di tanah air.
“Kemitraan kami dengan Sugarworks, di samping posisi dominan MNC Group dalam produksi konten, kepemilikan IP, dan sektor distribusi media, tidak hanya memberikan keuntungan besar dalam sinergi promosi game,” ungkap Hary Tanoesoedibjo.
“Tetapi juga memungkinkan kami untuk merilis secara cepat dalam skala besar dan menguji peluncuran fitur lebih lanjut yang diharapkan dalam industri game saat ini, baik dengan biaya lebih rendah dan waktu pemasaran yang lebih cepat, serta didukung oleh keahlian pengembangan dan paten yang dimiliki oleh Won-Jun dan timnya,” sambungnya.
Industri Game di Indonesia
Industri game di Indonesia telah mengalami peningkatan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir, dengan peningkatan jumlah gamer dan waktu untuk bermain game. Game di perangkat seluler telah meningkat secara signifikan, Media Partners Asia (MPA) memperkirakan bahwa lebih dari 72% gamer mengakses game mereka melalui smartphone.
MPA juga memperkirakan bahwa Indonesia memiliki 147 juta gamer pada akhir tahun 2021, mewakili 38% dari populasi dan ini diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai 164 juta pada tahun 2026.
Pendapatan industri game di Indonesia cukup besar, dengan sektor seluler, PC, dan konsol menghasilkan lebih dari USD904 juta pada tahun 2021. Game yang diakses melalui perangkat seluler memiliki kontribusi yang besar dalam pengeluaran gamer, yaitu sebesar 75%, menunjukkan potensi yang kuat untuk studio game dan publisher games di tanah air.
Lihat Juga :