Minyak Goreng Curah Subsidi yang Telah Disalurkan Sebanyak 63.916 Ton
Jum'at, 08 April 2022 - 16:44 WIB
loading...
Kemenperin akan terus mendorong penyaluran minyak goreng curah subsidi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian ( Kemenperin ) melaporkan total minyak goreng curah (MGC) bersubsidi yang telah disalurkan oleh perusahaan minyak sawit kepada masyarakat serta pelaku usaha mikro dan kecil.
Baca juga: Bima Arya Sidak Depo Minyak Goreng Curah Terbesar di Bogor, Ini Masalahnya
Berdasarkan data rekapitulasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) per 7 April 2022 Pukul 17.00 WIB, hingga Maret 2022 total MGC bersubsidi yang telah disalurkan oleh perusahaan peserta program sebesar 63.916 ton selama 14 hari, atau rata-rata distribusi mencapai 4.560 ton per hari.
Dengan total kebutuhan nasional mencapai 78.294 ton per 14 hari, maka realisasi distribusi secara nasional telah menyentuh angka 81,6%.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, data juga menunjukkan bahwa kinerja distribusi naik di bulan April menjadi 5.424 ton per hari.
"Ini artinya telah terjadi kenaikan penyaluran MGC sebesar rata-rata 800 ton per hari, atau meningkat 16% bila dibanding penyaluran bulan Maret," kata dia di Jakarta, Jumat (8/4/2022).
Baca juga: Bima Arya Sidak Depo Minyak Goreng Curah Terbesar di Bogor, Ini Masalahnya
Berdasarkan data rekapitulasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) per 7 April 2022 Pukul 17.00 WIB, hingga Maret 2022 total MGC bersubsidi yang telah disalurkan oleh perusahaan peserta program sebesar 63.916 ton selama 14 hari, atau rata-rata distribusi mencapai 4.560 ton per hari.
Dengan total kebutuhan nasional mencapai 78.294 ton per 14 hari, maka realisasi distribusi secara nasional telah menyentuh angka 81,6%.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, data juga menunjukkan bahwa kinerja distribusi naik di bulan April menjadi 5.424 ton per hari.
"Ini artinya telah terjadi kenaikan penyaluran MGC sebesar rata-rata 800 ton per hari, atau meningkat 16% bila dibanding penyaluran bulan Maret," kata dia di Jakarta, Jumat (8/4/2022).
Lihat Juga :