alexametrics

PAD kembali ke pasar tak capai 50%

loading...
PAD kembali ke pasar tak capai 50%
Ilustrasi/Ist
A+ A-
Sindonews.com - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) DIY meminta Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diserap dari pasar dikembalikan ke pasar. Dana ini dapat dipergunakan untuk pembangunan fisik serta dana bergulir bagi pedagang.

Ketua DPW APPSI DIY GKR Pembayun mengatakan, dalam pengamatannya PAD yang dikembalikan ke pasar jauh di bawah 50 persen. Padahal, dana itu sangat penting untuk perbaikan maupun membantu pedagang melepaskan diri dari jerat rentenir melalui dana begulir.

“Karena itu kami meminta pemkab agar PAD dari pasar sebisa mungkin kembali ke pasar. Sekarang ini persentasenya sangat kecil, masih jauh di bawah 50 persen,” kata Pembayun saat audiensi dengan Bupati Kulonprogo, Selasa (16/4/2013).



Menurut Pembayun, jika PAD dari pasar dikembalikan maka kondisi pasar akan jauh lebih layak. Infrastruktur akan jauh lebih baik. Selain itu, beban pedagang semakin ringan karena memperoleh pinjaman dana bergulir dengan bunga yang rendah. “Nanti dananya bisa dikelola sendiri. Koperasi juga bisa membantu,” katanya.

Selain infrastruktur dan dana, pasar juga membutuhkan tambahan fasilitas berupa klinik kesehatan. Terinspirasi dari klinik di Pasar Beringharjo sudah ada kasur dan lampu dengan ruang tertutup, dia mengusulkan untuk diterapkan di Kulonprogo. “Jadi yang diperiksa tidak terlihat,” tambahnya.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak