Sinar Mas Land Garap Bisnis Periklanan Digital Offline

Senin, 11 April 2022 - 16:55 WIB
loading...
Sinar Mas Land Garap...
Smart City Sinar Mas Land akan diperkuat dengan iklan digital. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Living Lab Sinar Mas Land dan NEC berkolaborasi untuk menerapkan smart digital advertising (SDA) di dalam ekosistem smart city Sinar Mas Land. Penerapan SDA dimulai di sejumlah ruang publik BSD City sebagai area percontohan yang nantinya akan diterapkan secara luas di seluruh proyek Sinar Mas Land.

Baca juga: Iklan Thailand Sedih dan Amat Menyentuh, Berasa Nonton Drama Mellow

Aplikasi teknologi ini pertama kali diterapkan di The Breeze dan Pasar Modern BSD City. Smart digital advertising atau papan reklame digital pintar yang menggunakan teknologi perangkat lunak NEC FieldAnalyst ini diharapkan dapat mendisrupsi bisnis periklanan konvensional dalam perkembangan industri digital di Indonesia.

Pengembangan SDA memberi solusi untuk mengukur efektivitas iklan dan penargetan konsumennya. Brand atau perusahaan yang memanfaatkan iklan offline kerap kesulitan untuk menghitung efektifitas iklan karena kendala perhitungan jumlah target konsumen yang melihat iklan tersebut.

Dampaknya, iklan tersebut tidak dapat disesuaikan dengan target konsumen dengan demografis yang berbeda. Perangkat lunak FieldAnalyst dari NEC memberi solusi untuk kebutuhan tersebut dengan pelaporan data real-time tentang jumlah orang yang melihat dan hanya membayar tarif yang sesuai dengan jumlah tersebut.

“Teknologi yang diterapkan oleh SDA ini semakin memantapkan BSD City menjadi digital smart city. Dengan SDA, kami memperluas ruang lingkup konsep smart city ke bisnis periklanan yang selama pandemi cukup kesulitan untuk menawarkan layanannya. Melalui Living Lab Sinar Mas Land, kami ingin memanfaatkan sebanyak mungkin platform berbasis teknologi sebagai solusi untuk menjawab berbagai permasalahan yang ada di masyarakat kota modern,” kata Chief Transformation Officer Sinar Mas Land Mulyawan Gani, Senin (11/4/2022).



Dalam implementasinya, SDA yang telah ada akan diintegrasikan dengan perangkat FieldAnalyst dari NEC untuk memanfaatkan informasi dari CCTV atau kamera lain secara real-time. Teknologi biometrik NEC kemudian akan mengenali wajah dan mengklasifikasikannya berdasarkan kelompok usia dan jenis kelamin.

Wajah yang terdeteksi oleh sistem ini hanya digunakan untuk mengidentifikasi profil sesuai dengan kelompok pelanggan dan tidak akan ada informasi data pribadi yang disimpan. Berdasarkan identifikasi ini, SDA kemudian menampilkan iklan-iklan yang memiliki kecocokan target audiensi dengan profil orang tersebut.

“Berkolaborasi dengan Sinar Mas Land untuk penyebarluasan teknologi SDA terbaru ini merupakan hal yang sangat potensial bagi kami. Sinar Mas Land telah membangun smart city terbaik di Indonesia dan ke depannya tentu teknologi FieldAnalyst NEC dapat membawa solusi smart advertisement yang bisa diterapkan ke berbagai aspek bisnis dan gaya hidup masyarakat modern di Indonesia,” timpal Presiden Direktur NEC Indonesia Joji Yamamoto.

Baca juga: 10 Negara dengan Jumlah Miliarder Terbanyak di 2022, Rusia Masih Masuk Daftar

NEC adalah salah satu perusahaan pertama di dunia yang mengembangkan dan mengkomersialkan teknologi pengenalan wajah dengan akurasi tinggi bahkan saat menggunakan masker guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Teknologi biometrik NEC dapat digunakan sebagai identitas digital, pembayaran digital berdasarkan pengenalan wajah, atau membuat kontrol akses yang aman dan lancar di seluruh properti Sinar Mas Land khususnya BSD City serta ekosistem bisnis digitalnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Mengukur Potensi Properti...
Mengukur Potensi Properti dan Bisnis dari Arah Perkembangan Kawasan
NHM Dorong Pembelajaran...
NHM Dorong Pembelajaran Berbasis Lapangan dalam Study Club SEG UNPAD SC
Kuartal Pertama 2026,...
Kuartal Pertama 2026, LPKR Bukukan Pendapatan Rp1,80 T dan Laba Bersih Rp107 M
Elnusa Petrofin Perkuat...
Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Energi Nasional
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi dengan Korlantas Polri dan BPH Migas, Pastikan Subsidi BBM Tepat Sasaran
Kolaborasi ESG Dorong...
Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
Teken MoU, Budi Luhur...
Teken MoU, Budi Luhur University Perluas Kerja Sama Akademik Internasional
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Rekomendasi
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Jurusan Kuliah yang...
Jurusan Kuliah yang Berpeluang Cepat Dapat Kerja di Era Digital
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved