alexametrics

2012 hingga Q1/2013

BISI alami penurunan penjualan dan laba

loading...
BISI alami penurunan penjualan dan laba
Ilustrasi/Ist
A+ A-
Sindonews.com - Selama 2012 hingga kuartal pertama (Q1) 2013 (Januari-Maret), PT BISI International Tbk (BISI) mencatat penurunan baik pada penjualan dan laba.

Ada pun penjualan 2012 turun 39 persen menjadi Rp866 miliar dari 2011 yang sebesar Rp999 miliar. Penurunan penjualan berlanjut di Q1 yakni hanya Rp227 miliar dari Q1 2011 yang sebesar Rp279 miliar.

"Ini karena dampak dari masa tanam yang mundur. Biasanya masa tanam di Oktober. Karena cuaca tidak mendukung, diundur ke Desember misalnya. Tentu panennya nanti akhir Maret atau April," papar Direktur Utama BISI, Jemmy Eka Putra dalam paparan public usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta, Selasa (28/5/2013).

Tetapi, lanjut dia, biasanya di Maret-April, penurunan penjualan menyisakan 4-6 persen saja. Sehingga di bulan-bulan berikutnya biasanya sudah kembali mencetak pertumbuhan yang positif. "Kita target pertumbuhan 15 persen baik untuk top line hingga bottom line," ujar Jemmy.

Adapun rincian pendapatan sepanjang Q1 masih didominasi penjualan pestisida 43 persen, dikuti benih jagung 32 persen, benih sayuran 23 persen, dan pupuk 2 persen. Secara nasional, PT BISI menguasai market share benih jagung selama 2012 hingga 53 persen, naik dari 2011 yang sebesar 50 persen.

"Dengan sejumlah varietas produk baru yang terus kita hadirkan tiap tahun, kami optimis market share benih jagung stabil di 53 persen. Apalagi pasar masih luas dan permintaan jagung masih tinggi. Makanya Indonesia juga masih impor jagung," ujar Jemmy.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak