Hari Minggu Sidak Pasar Kelapa Dua Tangerang, Mentan: Ketersediaan 12 Komoditas Pokok Aman
Minggu, 24 April 2022 - 18:38 WIB
loading...
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kelapa Dua Tangerang, Banten, pada Minggu, (24/4/2022).
A
A
A
TANGERANG - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo didampingi Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kelapa Dua Tangerang, Banten, pada Minggu, 24 April 2022. Sidak tersebut dilakukan untuk memantau ketersediaan bahan pangan pokok selama puasa Ramadhan dan menjelang Lebaran.
āKami melakukan pantauan langsung ke pasar di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota sesuai arahan Bapak Presiden untuk memastikan stok 12 komoditas pangan pokok tersedia. Dan, hari ini kami ada di pasar Kelapa Dua," ungkap Mentan.
Menurut Mentan, selain pemantauan stok, Kementerian Pertanian juga menggelar Pasar Tani Ramadhan. Pasar ini digelar untuk memudahkan dan mendekatkan masyarakat mendapatkan kebutuhannya.
"Pasar Tani Ramadhan bukan seperti operasi pasar. Pasar Tani ini lebih memperkuat dengan bekerja sama TNI, para integrator agar supply dan demand bisa lebih rileks selama Ramadhan dan Idul Fitri nanti," katanya.
Lebih lanjut, Mentan mengungkapkan bahwa dari hasil pemantuan, ada daerah-daerah yang untuk komoditas tertentu memang mengalami kekurangan. Tapi hal itu, menurutnya bisa disupply dari daerah surplus terdekat.
āKami melakukan pantauan langsung ke pasar di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota sesuai arahan Bapak Presiden untuk memastikan stok 12 komoditas pangan pokok tersedia. Dan, hari ini kami ada di pasar Kelapa Dua," ungkap Mentan.
Menurut Mentan, selain pemantauan stok, Kementerian Pertanian juga menggelar Pasar Tani Ramadhan. Pasar ini digelar untuk memudahkan dan mendekatkan masyarakat mendapatkan kebutuhannya.
"Pasar Tani Ramadhan bukan seperti operasi pasar. Pasar Tani ini lebih memperkuat dengan bekerja sama TNI, para integrator agar supply dan demand bisa lebih rileks selama Ramadhan dan Idul Fitri nanti," katanya.
Lebih lanjut, Mentan mengungkapkan bahwa dari hasil pemantuan, ada daerah-daerah yang untuk komoditas tertentu memang mengalami kekurangan. Tapi hal itu, menurutnya bisa disupply dari daerah surplus terdekat.
Lihat Juga :