UU ITE Kawal Pembangunan hingga Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 30 April 2022 - 14:15 WIB
loading...
UU ITE Kawal Pembangunan...
Kemajuan teknologi informasi demikian pesat menyebabkan perubahan perilaku manusia dalam berbagai bidang. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kemajuan teknologi informasi demikian pesat menyebabkan perubahan perilaku manusia dalam berbagai bidang. Secara langsung hal tersebut menuntut lahirnya aturan baru dalam UU ITE untuk mengawal tujuan pembangunan .

"UU ITE memiliki tujuan mendorong perekonomian , meningkatkan efektivitas dan efesiensi pelayanan publik, membuka kesempatan seluas-luasnya kepada setiap orang untuk memajukan pemikiran dan yang terakhir memberikan rasa aman, keadilan dan kepastian hukum bagi pengguna dan penyelenggara teknologi," kata Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin dalam Webinar Aptika Kominfo, di Jakarta, baru-baru ini.

Baca Juga: Masifnya Infrastruktur Era Jokowi Buat Ekonomi Masyarakat Bergeliat

Menurut dia UU ITE memiliki sejumlah pokok penting yang harus diatur seperti transaksi, tanda tangan hingga transaksi elektronik. Tidak hanya itu, undang-undang tersebut juga mengatur terkait pendistribusian informasi. Pasalnya tanpa diatur dengan tegas potensi pelanggaran di masyarakat akan semakin besar sehingga berpotensi menghambat tujuan pembangunan.

Hal senada juga dikatakan Lia Yuldinawati, selaku akademisi. Perkembangan teknologi perlu dibarengi dengan aturan yang tegas untuk mengawal tujuan pembangunan suaru negara. "Era digitalisasi penting dalam rangka menjaga privasi, menjaga keamanan akun, menghindari adanya pencurian identitas," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Rekomendasi
Bentrokan Berdarah di...
Bentrokan Berdarah di Adonara NTT, Menteri HAM Kerahkan Tim Dorong Penyelesaian lewat Budaya
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Berita Terkini
Jaga Distribusi BBM...
Jaga Distribusi BBM di Aceh, Pertamina Patra Niaga Perkuat Operasional Terminal
LPEU MUI Luncurkan Perumahan...
LPEU MUI Luncurkan Perumahan Merah Putih di Bogor, Terapkan Konsep Syariah Bebas Riba
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved