alexametrics

Kimia Farma ekspansi ke Timor Leste

loading...
Kimia Farma ekspansi ke Timor Leste
ilustrasi/ist
A+ A-
Sindonews.com - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mulai melakukan ekspansi ke Timor Leste dengan kontrak pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan dari Kementerian Kesehatan Republik Demokratik Timor Leste. Nilai kontrak tersebut senilai USD11,6 juta atau sekitar Rp110 miliar.

Presiden Direktur KAEF, Rusdi Rosman mengatakan, suplai tersebut akan dilakukan dalam beberapa tahap. Namun dalam waktu dekat perseroan akan menyuplai kebutuhan senilai Rp50 miliar. Dia mengatakan 57 persen dari kebutuhan tersebut akan dipenuhi perseroan, sisanya akan diambil dari produsen lokal.

"Untuk produk alat kesehatan kemungkinan akan kami ambil dari anak usaha BUMN. Untuk ini kami tidak ada investasi. Kontrak hanya untuk tahun ini saja," ujar Rusdi di Jakarta, Senin (15/7/2013).



Selain itu, kata dia, perseroan juga akan membuka empat klinik modern lengkap di negara tersebut senilai Rp2 miliar. Pekan depan perseroan akan melakukan survei studi kelayakan.

Menurutnya, Timor Leste membutuhkan klinik dengan fasilitas rontgen, dokter spesialis, dan laboratorium kimia. "Lokasinya ada di wilayah Colmera, Audian, dan kawasan jalan akses airport ke kota. Investasi setiap klinik ditargetkan mencapai Rp500 juta," ujarnya.

Dia mengatakan, klinik tersebut sangat potensial dengan sistem asuransi negara tersebut. Anak usaha yang akan mengurusnya ialah Kimia Farma Apotik. Ditargetkan dalam 2,5 tahun kedepan sudah dapat balik modal.

"Kami akan menjaga kepercayaan dalam kerja sama ini. Dulu pernah ada apotik kita. Gedungnya diambil pemerintah dan sekarang kita bisa sewa," kata Rusdi.

Kontrak pengadaan obat dan alat kesehatan tersebut didapat melalui anak usahanya PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD). Penandatanganan kontrak kerja sama antara PT KFTD dengan Kementerian Kesehatan Republik Demokratik Timor Leste dilaksanakan pada Jumat di Timor Leste.

Kontrak tersebut mencakup bidang pengadaan dan distribusi obat-obatan, alat-alat kedokteran, reagen serta instrumen-instrumen Rumah Sakit. Kontrak kerja sama ditandatangani Direktur Utama KFTD Ignatius Muryanta dengan Menteri Kesehatan Republik Demokratik Timor Leste Sergio GC Lobo, yang disaksikan Wakil Perdana Menteri Republik Demokratik Timor Leste Fernando Lasama de Araujo.

Dari Kimia Farma hadir Direktur Utama Rusdi Rosman dan Direktur Riset & Pengembangan Bisnis, M Wahyuli Syafari. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah ditandatangani sebelumnya antara KFTD dengan Kementerian Kesehatan Republik Demokratik Timor Leste pada Mei 2013.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak