IHSG Hari Ini Terkapar Usai Liburan, Transaksi Pagi Capai Rp1,68 Triliun
Senin, 09 Mei 2022 - 09:52 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka anjlok di 7.154,91 pada perdagangan hari pertama setelah libur Lebaran. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini dibuka anjlok di 7.154,91 pada perdagangan hari pertama setelah libur Lebaran , Senin (9/5/2022). Hingga pukul 09:01 WIB, indeks acuan bergerak di bawah level penutupan kemarin sebesar -161,05 poin atau -2,23% di 7.067,86.
Terdapat 146 saham menguat, 195 saham melemah, dan 225 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp1,68 triliun dari 889,38 juta saham yang diperdagangkan.
Baca Juga: Waspada IHSG Berpotensi Koreksi Terbatas, Cermati Saham Pilihan Hari Ini
Indeks LQ45 turun -2,82% ke 1.054,86, indeks JII merosot -1,21% ke 611,71, indeks IDX30 anjlok -2,99% ke 565,65, dan indeks MNC36 koreksi -2,97% ke 352,16.
Sebagian indeks sektoral mengalami penurunan antara lain infrastruktur -1,67%, keuangan -2,66%, kesehatan -0,82%, properti -0,89%, industri -0,37%, bahan baku -1,80%, teknologi -3,04%, nonsiklikal -0,44%, dan siklikal -0,88%. Sedangkan yang menguat adalah transportasi 1,11%, dan energi 0,62%.
Sejalan dengan koreksi market, investor asing terpantau melakukan net sell lakumulatif sebesar Rp138,91 miliar di awal pembukaan.
Sementara pembelian asing terhadap sejumlah emiten big caps di pasar reguler antara lain PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp24,6 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp12,3 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp1,6 miliar.
Terdapat 146 saham menguat, 195 saham melemah, dan 225 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp1,68 triliun dari 889,38 juta saham yang diperdagangkan.
Baca Juga: Waspada IHSG Berpotensi Koreksi Terbatas, Cermati Saham Pilihan Hari Ini
Indeks LQ45 turun -2,82% ke 1.054,86, indeks JII merosot -1,21% ke 611,71, indeks IDX30 anjlok -2,99% ke 565,65, dan indeks MNC36 koreksi -2,97% ke 352,16.
Sebagian indeks sektoral mengalami penurunan antara lain infrastruktur -1,67%, keuangan -2,66%, kesehatan -0,82%, properti -0,89%, industri -0,37%, bahan baku -1,80%, teknologi -3,04%, nonsiklikal -0,44%, dan siklikal -0,88%. Sedangkan yang menguat adalah transportasi 1,11%, dan energi 0,62%.
Sejalan dengan koreksi market, investor asing terpantau melakukan net sell lakumulatif sebesar Rp138,91 miliar di awal pembukaan.
Sementara pembelian asing terhadap sejumlah emiten big caps di pasar reguler antara lain PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp24,6 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp12,3 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp1,6 miliar.
Lihat Juga :