IHSG Sempat Rebound Kemarin, Tapi Kok Masih Lesu?

Kamis, 12 Mei 2022 - 08:09 WIB
loading...
IHSG Sempat Rebound...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami rebound pada perdagangan kemarin Rabu (11/5), namun hanya jangka pendek. Begini penjelasan analis soal pergerakan bursa. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) sempat mengalami rebound pada perdagangan kemarin Rabu (11/5). Penguatan pernah dicapai indeks saham sebesar 1 persen pada sesi pertama.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 6.816, Saham GOTO Ikut Nyungsep

Sayangnya, tekanan jual masih membebani indeks acuan, hingga kembali terkapar dan ditutup -0,05% di 6.816,20, dengan range di 6.796,29 - 6.902,21.

"Rebound kemarin benar terjadi, namun juga benar-benar jangka pendek saja," kata Founder WH Project, William Hartanto dalam risetnya, Kamis (12/5/2022).

Memakai indikator Moving Average (MA), William mencermati IHSG masih berada di bawah area MA5. Apabila candlestick indeks tetap berada di bawah level tersebut, William memperkirakan indeks acuan masih lemah, sementara jika rebound maka yang terjadi hanya technical rebound atau dead cat bounce.

"Sekedar membantu, MA5 IHSG saat ini berada pada 6994. Dan walaupun sempat rebound, IHSG tidak mampu mencapai MA5 tersebut dan terhenti pada 6902, sekaligus menutup gap IHSG pada tanggal 9 Mei 2022," ungkapnya.

Secara fundamental, penulis buku The Tao of Bandarmology ini memandang sentimen suku bunga Federal Reserve dapat menyebabkan capital outflow dari aset berisiko seperti saham.

Baca Juga: Ada Apa dengan IHSG Usai Terlempar dari Level 7.000, Ini Analisanya

Melacak foreign outflow sepanjang tiga hari terakhir, investor asing tampak merealisasikan profit hampir Rp6 triliun, yang sebagian besar berasal dari emiten berkapitalisasi besar penggerak indeks, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

"Kami sudah menjelaskan juga bahwa efek Fed rate yang membuat terjadinya capital outflow tidak mudah untuk diselesaikan dalam 2 hari. Berdasarkan sejarahnya malah bisa membawa IHSG downtrend hingga berbulan-bulan (rata-rata 4 bulan)," tuturnya.

Pada perdagangan hari ini Kamis 12 Mei 2022, William memperkirakan IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan melemah di area 6.774 - 6.994.

"Level resistance dipilih mengikuti MA5, dan sektor yang diperkirakan akan memimpin IHSG adalah masih dari consumer goods seperti UNVR dan INDF," pungkasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG Tertekan, Wakil...
IHSG Tertekan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Bersama Rosan Roeslani Sidak ke BEI!
Rekomendasi
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved