Perang Rusia-Ukraina Nyaris 3 Bulan, Perdagangan RI Ikut Dirugikan

Selasa, 17 Mei 2022 - 23:59 WIB
loading...
Perang Rusia-Ukraina...
Ilustrasi foto/pexels/tom fisk
A A A
JAKARTA - Perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung nyaris tiga bulan, tepatnya sejak 24 Februari 2022, memberikan dampak terhadap perekonomian global termasuk Indonesia.

Salah satu dampaknya terlihat dari kinerja perdagangan Indonesia dengan Rusia dan Ukraina yang mengalami penurunan bahkan mencatatkan defisit selama empat bulan beruntun.

“Konflik Rusia-Ukraina ini merugikan, terlihat dari neraca perdagangan Indonesia selama empat bulan ini defisit terhadap kedua negara, di mana tahun lalu masih surplus,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono pada jumpa pers di Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Baca juga: Neraca Dagang RI April 2022 Surplus USD7,56 Miliar, AS Penyumbang Tertinggi

Dia membeberkan, neraca perdagangan Indonesia dengan Rusia secara kumulatif Januari-April 2022 defisit sebesar USD217,2 juta. Padahal, pada periode yang sama tahun 2021 masih membukukan surplus USD48,3 juta.

“Dengan Ukraina secara kumulatif (Januari-April 2022) defisit USD23,3 juta, tahun lalu surplus USD69 juta,” ungkap Margo.

Menurut catatan BPS, defisit dengan Rusia mulai terjadi pada Februari 2022 makin dalam di bulan Maret dengan defisit USD18,8 miliar. “April juga masih defisit tapi berkurang tinggal USD34 juta,” sebutnya.

Baca juga: Setelah Lebih dari 3 Dekade, McDonald's Akhirnya Tinggalkan Rusia

Sedangkan defisit dengan Ukraina sudah tercatat sejak Januari 2022 dan terus berlangsung hingga April dengan jumlah yang makin menyusut.



"Januari kita defisit USD8,9 juta, kemudian terus berkurang defisitnya dan April ini defisitnya tinggal USD1,3 juta," terang Margo.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Rekomendasi
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved