Menhub Budi Peroleh Gelar Doktor Honoris Causa dari UGM

Senin, 23 Mei 2022 - 15:28 WIB
loading...
Menhub Budi Peroleh...
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendapat anugerah gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (23/5/2022). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendapat anugerah gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Gelar tersebut diberikan dengan pertimbangan peran dan jasa Menteri Budi dalam pembangunan sistem transportasi nasional.

Rektor UGM Panut Mulyono mengatakan, Menteri Budi sukses melahirkan karya luar biasa selasa kiprah profesionalnya, sehingga pantas dianugerahi gelar Doktor Kehormatan.

Baca Juga: Ini Rencana Besar Jaringan Transportasi IKN Nusantara

"Gelar doktor kehormatan ini diberikan kepada Ir Budi Karya Sumadi atas peran dan jasa beliau dalam keilmuannya yang meliputi teknik rancang bangun dan perencanaan dalam konteks mikro dan makro yang merupakan satu kesisteman yang tidak dapat dipisahkan, termasuk di dalamnya bidang transportasi terutama jasa beliau dalam merajut konektivitas Nusantara," jelas Panut dalam upacara penganugerahan gelar tersebut, Senin (23/5/2022).

Menurut Panut, Budi Karya Sumadi telah memberikan intervensi intelektual sehingga dalam menjalankan berbagai tugasnya dapat menghasilkan karya yang berkelanjutan. Karya tersebut dimulai sejak Budi yang menamatkan studi Teknik Arsitektur tahun 1981, bekerja sebagai Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol dan PT Pembangunan Jaya Ancol pada 2004 sampai 2013.

Kemudian, dilanjutkan saat Budi menjabat sebagai Direktur Utama PT Jakarta Prosperindo pada 2013 sampai 2015 dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II pada 2015 hingga 2016, dan dilanjutkan sebagai Menteri Perhubungan sejak 2016 hingga saat ini.

Baca Juga: Menhub Target Kendaraan Listrik Jadi Transportasi Massal

Pada kesempatan tersebut, Menteri Budi berterima kasih atas gelar yang diberikan dari UGM, juga kepada Rektor, anggota senat UGM, tim promotor dan co-promotor. Budi menegaskan bahwa prinsip sistem transportasi yang diterapkan yakni erat dengan nilai kerakyatan, keberagaman, berkelanjutan, dan keadilan. "Arah pembangunan infrastruktur transportasi bergeser dari Javasentris menjadi Indonesiasentris," ucapnya.

Acara penganugerahan tersebut antara lain dihadiri Gubernur Jawa Tengah yang juga Ketua Umum KAGAMA Ganjar Pranowo, pejabat jajaran Kementerian Perhubungan, dan anggota DPR RI.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
Bandara Hadapi Puncak...
Bandara Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Layani 578 Ribu Penumpang Sehari
Proyek LRT Bandung Dilirik...
Proyek LRT Bandung Dilirik Investor Asal Prancis, Kapan Digarap?
Kehadiran Bluebird Ajak...
Kehadiran Bluebird Ajak Masyarakat Jelajah Kota Solo Lebih Nyaman
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Daftar Ulang UGM Jalur...
Daftar Ulang UGM Jalur SNBT 2026 Dibuka, Ini Dokumen yang Wajib Disiapkan
UGM Terima 2.857 Mahasiswa...
UGM Terima 2.857 Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2026, Ini Link Daftar Ulangnya
Rekomendasi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Berita Terkini
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved