CSIS Belejeti Biang Kerok Naiknya Harga Komoditas
Senin, 30 Mei 2022 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Lalu faktor yang ketiga adalah efek dari perubahan iklim. Adinova menjelaskan, perubahan iklim menambah tekanan pada suplai agrikultur secara global. Ia menilai, cuaca ekstrim menurunkan yield dari komoditas, sehingga produksi tidak bisa memenuhi permintaan.
Terdapat beberapa rekomendasi kebijakan yang diutarakan CSIS. Pertama, pemerintah perlu memprioritaskan social protection atau bukan penetapan harga. Menurutnya, langkah ini untuk melindungi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dari lonjakan harga yang terjadi.
"Kemudian dari sisi suplai, perlu memastikan ketersediaan pasokan komoditas. Menurut saya impor bisa jadi alternatif," ucapnya.
Baca juga: Waspada! 15 Pesisir Indonesia Berpotensi Banjir Rob pada 30 Mei-7 Juni 2022
Adinova menambahkan, untuk jangka panjang, perlu adanya inovasi dan percepatan adposi teknologi terutama bagi para petani di Indonesia sehingga tanpa penambahan lahan, produk yang dihasilkan untuk pemenuhan dalam negeri tercukupi.
Terdapat beberapa rekomendasi kebijakan yang diutarakan CSIS. Pertama, pemerintah perlu memprioritaskan social protection atau bukan penetapan harga. Menurutnya, langkah ini untuk melindungi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dari lonjakan harga yang terjadi.
"Kemudian dari sisi suplai, perlu memastikan ketersediaan pasokan komoditas. Menurut saya impor bisa jadi alternatif," ucapnya.
Baca juga: Waspada! 15 Pesisir Indonesia Berpotensi Banjir Rob pada 30 Mei-7 Juni 2022
Adinova menambahkan, untuk jangka panjang, perlu adanya inovasi dan percepatan adposi teknologi terutama bagi para petani di Indonesia sehingga tanpa penambahan lahan, produk yang dihasilkan untuk pemenuhan dalam negeri tercukupi.
(uka)
Lihat Juga :