Nilai Tambah Raup Rp4,5 T, Menparekraf: MotoGP Mandalika 2022 Lampaui Proyeksi & Bangkitkan Ekonomi
Selasa, 31 Mei 2022 - 11:25 WIB
loading...
A
A
A
Pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan I tahun 2022 sebesar 7,76%, sementara secara nasional di angka 5,01%. Peningkatan lapangan usaha yang didominasi oleh sektor parekraf, yaitu akomodasi, makanan, dan minuman 22,29%, transportasi dan pergudangan sebesar 15,36%.
Penumpang yang datang ke NTB naik secara signifikan, melalui angkutan udara 94,81% dan angkutan laut naik 74,91%. "Termasuk saya, karena saya datangnya melalui jalur laut. Saya datang dari Padangbai menuju Bangsal,” kata Menparekraf.
Selain itu, survei dampak MotoGP Mandalika terhadap pelaku usaha menunjukkan sejumlah hasil yang membahagiakan. Pertama, peningkatan sebanyak 41% pelaku usaha selama event MotoGP, 23% di antaranya berasal dari luar NTB.
Kemudian, 59% pelaku usaha mendapatkan fasilitas pelaksanaan MotoGP dan paling banyak memperoleh bantuan dari pemerintah sebesar 40,5%.
“Sebesar 46% pelaku usaha merupakan usaha rumah tangga, jadi ini banyak ibu-ibu UMKM dan saat MotoGP produk UMKM ekonomi kreatif yang paling laku adalah kuliner sebesar 50,34%, kriya 19,31%, dan fesyen ini yang perlu didorong lebih lagi sebesar 15,86% dan lainnya 14,48%,” kata Menparekraf.
Penumpang yang datang ke NTB naik secara signifikan, melalui angkutan udara 94,81% dan angkutan laut naik 74,91%. "Termasuk saya, karena saya datangnya melalui jalur laut. Saya datang dari Padangbai menuju Bangsal,” kata Menparekraf.
Selain itu, survei dampak MotoGP Mandalika terhadap pelaku usaha menunjukkan sejumlah hasil yang membahagiakan. Pertama, peningkatan sebanyak 41% pelaku usaha selama event MotoGP, 23% di antaranya berasal dari luar NTB.
Kemudian, 59% pelaku usaha mendapatkan fasilitas pelaksanaan MotoGP dan paling banyak memperoleh bantuan dari pemerintah sebesar 40,5%.
“Sebesar 46% pelaku usaha merupakan usaha rumah tangga, jadi ini banyak ibu-ibu UMKM dan saat MotoGP produk UMKM ekonomi kreatif yang paling laku adalah kuliner sebesar 50,34%, kriya 19,31%, dan fesyen ini yang perlu didorong lebih lagi sebesar 15,86% dan lainnya 14,48%,” kata Menparekraf.
Lihat Juga :