Sandiaga Uno: Kekayaan SDA, Modal Pengembangan Pariwisata Berkualitas Berkelanjutan
Selasa, 07 Juni 2022 - 13:59 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno tengah menikmati keindahan alam Pantai G-Land yang merupakan tempat digelarnya World Surfing League (WSL) Championship Tour (CT) G-Land Pro 2022, di Banyuwangi, Senin (6/6/2022). Foto/MNC Media
A
A
A
BANYUWANGI - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah menjadi modal Indonesia untuk mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan, dengan wisatawan nusantara (wisnus) sebagai salah satu pasar utama.
Hal itu diungkapkan Menparekraf Sandiaga Uno dalam kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (6/6/2022). Menparekraf langsung menuju Pantai G-Land yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo lokasi digelarnya World Surfing League (WSL) Championship Tour (CT) G-Land Pro 2022.
Baca Juga: Jaga Eksistensi Pasar Pariwisata Asia Selatan, Sandiaga Uno: Kemenparekraf Ikuti Bursa Pariwisata SATTE di India
"Saya sangat mengapresiasi teman-teman dari WSL atas terselenggaranya World Surfing League 2022 dengan baik. Ini adalah event (selancar) terbaik di dunia yang membangkitkan ekonomi, menggeliatkan kembali pariwisata, dan membuka lapangan kerja," kata Sandiaga.
G-Land diklaim sebagai salah satu dari tujuh ombak yang terbaik di dunia yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Ombak kiri G-Land yang juga terkenal panjang dan tubular menjadi poin penting. Hal itu yang menjadi daya pikat para peselancar untuk datang meskipun lokasinya terpencil di tengah hutan dan jauh dari Kota Banyuwangi, dengan menempuh jarak sekitar 80 kilometer atau 2 jam perjalanan.
Meskipun ombak serupa bisa dijumpai di Hawaii, Fiji, dan Tahiti. Namun, G-Land di Indonesia memiliki kelebihan yaitu kondisi perairan yang hangat sehingga para surfer betah berlama-lama mencari ombak di laut.
Penyelenggaraan kembali WSL di G-Land ini sangat spesial karena G-Land kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan selancar dunia setelah 25 tahun absen.
Hal itu diungkapkan Menparekraf Sandiaga Uno dalam kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (6/6/2022). Menparekraf langsung menuju Pantai G-Land yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo lokasi digelarnya World Surfing League (WSL) Championship Tour (CT) G-Land Pro 2022.
Baca Juga: Jaga Eksistensi Pasar Pariwisata Asia Selatan, Sandiaga Uno: Kemenparekraf Ikuti Bursa Pariwisata SATTE di India
"Saya sangat mengapresiasi teman-teman dari WSL atas terselenggaranya World Surfing League 2022 dengan baik. Ini adalah event (selancar) terbaik di dunia yang membangkitkan ekonomi, menggeliatkan kembali pariwisata, dan membuka lapangan kerja," kata Sandiaga.
G-Land diklaim sebagai salah satu dari tujuh ombak yang terbaik di dunia yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Ombak kiri G-Land yang juga terkenal panjang dan tubular menjadi poin penting. Hal itu yang menjadi daya pikat para peselancar untuk datang meskipun lokasinya terpencil di tengah hutan dan jauh dari Kota Banyuwangi, dengan menempuh jarak sekitar 80 kilometer atau 2 jam perjalanan.
Meskipun ombak serupa bisa dijumpai di Hawaii, Fiji, dan Tahiti. Namun, G-Land di Indonesia memiliki kelebihan yaitu kondisi perairan yang hangat sehingga para surfer betah berlama-lama mencari ombak di laut.
Penyelenggaraan kembali WSL di G-Land ini sangat spesial karena G-Land kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan selancar dunia setelah 25 tahun absen.
Lihat Juga :